Dirgahayu Batang Atas
iklan banner Honda atas

Peran Perempuan Sangat Penting di Era Demokrasi

Peran Perempuan Sangat Penting di Era Demokrasi

--

KAJEN - Pada perhelatan pesta demokrasi, pemilu maupun pilkada tidak lepas peran dari kaum perempuan. Oleh karena itu, kaum perempuan harus berpartisipasi aktif dalam membangun bangsa dan negara melalui jalur politik. Kaum perempuan memiliki kemampuan yang sama dengan laki-laki dalam hal aspirasi politik.

Hal itu disampaikan oleh Wakil DPRD Jateng H. Sukirman dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah tentang Peran Perempuan di Era Demokrasi yang bertempat di SMP NU Kajen, Kamis (19/1/2023). 

Keterwakilan perempuan kadang dianggap sebagai memenuhi kuota, peran penghibur atau bahkan pemanis belaka. Kadang dianggap sebagai daya tarik utama dalam dunia politik. Untuk mendongkrak peran kaum perempuan tersebut, maka setiap partai politik yang ingin bertarung dalam pemilu wajib memiliki setidaknya 30% pengurus yang perempuan. 

"Dengan adanya keterwakilan perempuan 30% dalam partai politik, peran perempuan bisa didorong terus maju, bukan hanya kuantitasnya melainkan juga kualitasnya," tuturnya. 

Keterwakilan perempuan tersebut pada hakikatnya mengembalikan peran perempuan yang mempunyai hak yang sama sebagai warga negara, apalagi hal tersebut sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. 

Sementara itu, Ketua Muslimat NU Kabupaten Pekalongan Hj. Sumarwati menambahkan bahwa Perempuan Indonesia dalam perjuangannya di era demokrasi seperti sekarang ini terutama dalam bidang politik masih perlu adanya upaya yang cukup keras dari seluruh stakeholders terutama kaum perempuan. 

"Salah satu strategi yang harus dikembangkan adalah melakukan pendidikan politik bagi pelaku-pelaku politik dan pemilih khususnya perempuan. Pendidikan politik diharapkan dapat mengubah image masyarakat tentang politik yang selama ini diasumsikan sebagai hak monopoli kaum lelaki," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: