iklan banner Honda atas

Keluhkan Judi Online Hingga Anak Punk

Keluhkan Judi Online Hingga Anak Punk

JUMAT CURHAT WIRADESA: Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria lakukan Jumat Curhat di Kecamatan Wiradesa, Jumat (17/2/2023).-Hadi Waluyo-

Untuk tambahan pengamanan di sekolah sehubungan dengan isu penculikan yang meresahkan warga, Kapolres mengatakan bahwa isu tersebut tidak benar. “Untuk itu, orang tua murid tidak perlu khawatir karena kita sudah mensosialisasikan kepada anggota untuk langsung terjun ke sekolah. Terlepas dari itu, orang tua harus benar-benar juga menjaganya. Kemudian untuk membantu menyeberangkan anak sekolah saat berangkat maupun pulang sekolah, pihaknya akan menggeser anggota Sat Lantas saat waktu tersebut, dan diminta untuk Danramil bisa membantu untuk penambahan anggota,” katanya.

 

Adanya usulan 1 bhabinkamtibmas 1 desa, AKBP Arief menjelaskan bahwa untuk saat ini personel Polres Pekalongan kurang lebih 500, dan itu pun masih sangat kurang. Jadi untuk sementara ini, pihaknya memaksimalkan potensi dari anggotanya.

 

Terkait maraknya judi online atau slot, pemerintah sudah berusaha memblokir. Dari Kominfo juga memberantas, namun perkembangannya juga begitu cepat. “Hari ini memblokir 100 besok tumbuh 200, karena kebanyakan judi online servernya dari luar negeri,” imbuhnya.

 

Perlunya lampu merah di perempatan jalan, juga akan segera ditindaklanjuti oleh Kasat Lantas untuk segera disampaikan kepada pemerintah daerah.

 

Hadir dalam kesempatan itu, Kapolres Polres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, beserta PJU Polres Pekalongan, Camat Wiradesa Sugino, Kapolsek Wiradesa AKP Aris Suharsono, Danramil Wiradesa Kapten CPM A Khamim, kepala desa se-Kecamatan Wiredesa serta perwakilan toga, tomas dan toda. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: