iklan banner Honda atas

19 PPS Tingkat Desa di-PAW

19 PPS Tingkat Desa di-PAW

FOTO BERSAMA - Usai diambil sumpahnya, enam PPS PAW foto bersama dengan jajaran KPU Kabupaten Pekalongan.-Hadi Waluyo-

"Kemarin itu karena permintaan sendiri. Kebanyakan diterima di lembaga seperti P3K guru kemudian tidak diizinkan, yang kedua di Statistik. Karena mereka punya aturan tidak boleh dibiayai dari anggaran negara yang sama. Kita dianggarkan oleh negara, mereka juga sama. Kebijakan mereka seperti itu. Kalau di KPU-nya ndak papa sebenarnya, karena badan Adhoc ini mereka juga punya pekerjaan yang lain. Jadi Pemilu ini utama tapi juga harus diutamakan juga, walaupun mereka punya pekerjaan utama juga," ujar dia.

 

Ditambahkan, PAW PPS di tingkat desa ini diambilkan dari peserta rekruitmen PPS dengan rangking 4,5, dan 6. "Menurut aturan, PPK dulu di bulan Desember, kita lantik Januari. PPS itu di bulan Februari. PPS ini waktu kita umumkan kan 3 orang. Jadi rangking 1, 2, 3 terpilih. Rangking 4, 5, dan 6 pengganti antar waktu, atau calon pengganti, jadi kita gunakan itu. Tapi kebanyakan ada yang nomor 4, ada yang nomor 5, karena nomor 4-nya tidak bersedia," terang dia.

 

"Kita klarifikasi ke calon pengganti apakah bersedia atau tidak. Kita tanting komitmen calon pengganti tadi apakah siap atau tidak," lanjutnya. (had)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait