Menko PMK Serahkan Bantuan Alkes dan APD ke RSUD Bendan
KOTA - Untuk mendukung penanganan Covid-19 di Kota Pekalongan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyerahkan bantuan alat kesehatan (alkes) dan Alat Pelindung Diri (APD) di Lobby RSUD Bendan, Selasa (29/9/2020).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Menko PMK Muhajir Effendy kepada Direktur RSUD Bendan, Junaedi Wibawa didampingi Wali Kota Pekalongan Moch Saelany Machfudz.
Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK Muhadjir mengatakan bahwa penyerahan bantuan ini dalam upaya mendukung penanganan Covid-19 di Kota Pekalongan. "Pemerintah akan terus berupaya menekan jumlah penambahan kasus positif maupun kematian akibat Covid-19," tegasnya.
Adapun bantuan alat kesehatan dan APD yang yang diserahkan yakni satu unit ventilator, 3000 masker kain, 500 APD, 30 baju hazmat, 50 masker bedah, 14 masker N95, 30 kacamata google, 30 faceshield, 30 hands glove serta 10 sepatu boots. Bantuan berasal dari BNPB, Kemenkes dan juga Baznas.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz menyambut baik kunjungan Menko PMK yang telah mensupport penanganan Covid-19 di Kota Pekalongan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dan menyampaikan segala hambatan dan kendala penanganan Covid-19 di Kota Pekalongan dan langsung direspon positif oleh Menko PMK Muhajir.
"Ini hari yang luar biasa bagi Kota Pekalongan atas kehadiran Menko PMK ternyata beliau paham betul dan sangat detail tentang kesehatan sehingga kekurangan-kekurangan apa mengenai penanganan Covid-19 ini bisa diketahui dan langsung direspon untuk diberikan solusinya. Kami juga diminta untuk mengajukan surat permohonan apa yang menjadi kekurangan kita disini terkait penanganan Covid-19. Kami menyampaikan terimakasih dan mudah-mudahan akan bisa segera ditindaklanjuti dan terus komunikasi dengan beliau untuk penanganannya dan Alhamdulillah beliau mendukung," paparnya.
Saelany juga tak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19 di Kota Pekalongan.
"Saya mengajak masyarakat agar tetap harus memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Ini yang harus kita terus sosialisasikan kepada masyarakat dan harus kita paksa karena Kota Pekalongan statusnya benar-benar naik," pungkasnya.(nul)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
