iklan banner Honda atas

Pekerjaan Perkuatan Tebing Kali Loji Akan Segera Dimulai

Pekerjaan Perkuatan Tebing Kali Loji Akan Segera Dimulai

KOTA - Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota Pekalongan dalam waktu dekat ini akan segera memulai tiga paket pekerjaan tanggul pengamanan pantai dan perkuatan tebing Kali Loji dan Bremi-Meduri.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan Khaerudin merinci, ketiga paket pekerjaan itu, yang pertama yakni perkuatan tebing Kalo Bremi-Meduri. "Paket pekerjaan ini kontraktual senilai Rp2,5 miliar, akan dilaksanakan selama 200 hari kalender, atau sampai Oktober 2021," jelas Khaerudin, Selasa (4/5/2021).

Kemudian, paket kedua, berupa pekerjaan perkuatan tebing Kali Loji, dengan anggaran senilai Rp2,6 miliar. "Tebing Kali Loji mulai dari depan Polres Pekalongan Kota sampai depan RS Budi Rahayu akan diperkuat menggunakan sheetpile, panjangnya kurang lebih 190 meter," tuturnya.

Sedangkan paket ke tiga berupa pekerjaan pembuatan tanggul sebagai pengamanan pantai di Pantaisari sepanjang kurang lebih 400 meter, dengan anggaran senilai Rp2,6 miliar, dan lama pekerjaan 240 hari kalender. "Tinggi tanggulnya akan dibuat 70 centimeter di atas tanggul provinsi yang sebelah timur. Pekerjaan ini akan dimulai pada 6 Mei 2021," bebernya.

Khaerudin mengungkapkan, ketiga paket pekerjaan itu semuanya sudah tahap penandatanganan kontrak (SPK). Termasuk yang pekerjaan perkuatan tebing Kali Loji sepanjang 190 meter, rencana awal akan dimulai 6 Mei ini.

Hanya saja, kondisi saat ini di bantaran Kali Loji tersebut masih berdiri belasan bangunan untuk tempat usaha, terutama berupa warung dan kafe. Adapun total bangunan ataupun sarana prasarana dan pohon terdampak pekerjaan ini yakni 37 pohon, 4 tiang PJU, dan 19 usaha warung atau kafe.

"Yang tanggul Loji masih menunggu pengkondisian bangunan warung atau kafe di situ. Pemkot sudah melayangkan surat pemberitahuan ke yang bersangkutan (pengelola warung/kafe). Semua siap membongkar bangunannya, tetapi minta waktu sampai lebaran. Sehingga pekerjaan fisik tanggul Loji dimulai setelah lebaran," ungkapnya.

Diharapkan, dengan adanya pekerjaan fisik pembuatan pengaman pantai dan perkuatan tebing sungai Loji, Bremi, dan Meduri tersebut bisa mengatasi banjir dan rob akibat limpasnya air lau maupun air sungai ke permukiman. (way)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: