iklan banner Honda atas

Banjir Berangsur Surut, Pengungsi Mulai Berkurang

Banjir Berangsur Surut, Pengungsi Mulai Berkurang

KOTA - Banjir yang melanda Kota Pekalongan sejak beberapa hari lalu, saat ini sudah mulai surut. Ketinggian air di beberapa wilayah terdampak sudah turun drastis.

Sebagaimana yang terpantau di Tirto Gg 1 Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat. Sebelumnya, pada Sabtu (31/12/2022) lalu, banjir merendam permukiman setempat dengan ketinggian hingga 1 meter. Pada Rabu (4/1/2023), ketinggian air hanya tersisa antara 10 cm sampai 30 cm. Warga setempat pun sudah mulai membersihkan sisa-sisa banjir dari dalam rumah mereka.

Saroyo, Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Tirto, mengatakan cepat surutnya genangan banjir di wilayahnya itu karena telah dioperasikannya rumah pompa yang dilengkapi mesin pompa air berkapasitas besar di pinggir Sungai Bremi. Pompa itu menyedot genangan banjir dari permukiman untuk kemudian dibuang ke Sungai Bremi.

"Alhamdulillah, ini sudah surut. Sabtu kemarin banjirnya sampai seperut, sekarang tinggal segini (sebatas mata kaki). Keberadaan pompa air kapasitas besar di sini sangat kami rasakan manfaatnya," katanya.

Seiring mulai surutnya genangan banjir, jumlah pengungsi di beberapa titik pengungsian juga berangsur berkurang. Mereka sudah banyak yang pulang ke rumah masing-masing.

Sehari sebelumnya, pada Selasa (3/1/2023) pagi, jumlah pengungsi masih sekitar 1.900an jiwa. Sedangkan pada Rabu (4/1/2023) sampai pukul 12.00 WIB, BPBD Kota Pekalongan mencatat kalau jumlah pengungsi berkurang menjadi tinggal 918 jiwa.

Mereka tersebar di 17 lokasi pengungsian di dua kecamatan. Yakni di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat sejumlah 655 jiwa di 10 titik, dan di Kecamatan Pekalongan Utara sejumlah 263 jiwa di 7 titik.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Pekalongan, Aprilyanto, membenarkan adanya penurunan jumlah pengungsi. "Iya, sudah mulai pada pulang ke rumah masing-masing. Misalnya, tadinya di Masjid Al Karomah ada 286 pengungsi, hari ini sudah tidak ada pengungsi," ungkapnya.

Demikian pula dengan genangan banjir. Sudah banyak yang surut dan kering. Secara umum kondisi Pekalongan Barat di Tirto turun signifikan. Tinggal wilayah Pasirsari masih ada genangan sekitar 30cm. Sedangkan Pekalongan Utara, yang di Kelurahan Degayu sekitar 40 cm, ada dampak dari limpasan Sungai Gabus. Di Kandang Panjang, Bandengan 30 cm, dampak dari rob.

"Di Kecamatan Pekalongan Barat ada beberapa titik yang masih tergenang utamanya di sepanjang sungai yang di Kelurahan Tirto perbatasan Kota Pekalongan dengan klKabupaten Pekalongan," imbuhnya. (way)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: