iklan banner Honda atas

Kenaikan Kasus Covid-19 Kota Pekalongan Tertinggi Ketiga

Kenaikan Kasus Covid-19 Kota Pekalongan Tertinggi Ketiga

*Di Jawa Tengah

KOTA - Peningkatan kasus Covid-19 di Kota Pekalongan, tercatat menjadi yang tertinggi ketiga di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid saat memberikan arahan kepada Satgas Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan, Senin (14/6/2021) malam.

"Keputusan dari pemerintah pusat bahwa Jawa Tengah ini peningkatan Covidnya tertinggi nomor dua setelah DKI Jakarta. Dan Kota Pekalongan tertinggi nomor tiga peningkatan Covid-19 di Jawa Tengah. Makanya malam hari ini saya bersama Kapolres dan Dandim merasa perlu untuk menjaga semua masyarakat kota Pekalongan, yang ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar tidak tertular Covid-19," tutur Wali Kota.

Wali Kota menegaskan, sebenarnya semua kegiatan boleh dilakukan, apalagi kegiatan keagamaan. Tapi dirinya meminta agar dalam pelaksanaanya semua pihak bisa menjaga protokol kesehatan.

Wali Kota yang akrab disapa Aaf tersebut juga menegaskan bahwa pihaknya bersama jajaran Polres dan Kodim hadir tidak untuk melarang maupun membubarkan kegiatan yang tengah dilaksanakan masyarakat. "Ini sudah menjadi tanggung jawab kita yang sudah ditugasi oleh negara. Kalau kita abai dan tidak melaksanakan tugas, kita juga berdosa. Ada tanggung jawab di situ," ujarnya.

Sehingga Aaf juga meminta agar kegiatan operasi yustisi yang dilaksanakan bersama TNI, Polri dan Ormas tersebut tidak disalahpahami sebagai langkah untuk melarang kegiatan-kegiatan di masyarakat. "Tidak. Tapi justru kita ingin menjaga semua supaya tetap sehat dan mudah-mudahan Kota Pekalongan aman dari Covid-19," harapnya.

Dikatakan Wali Kota, per Senin (14/6/2021), sudah ada penambahan 57 kasus baru Covid-19 di Kota Pekalongan. Sementara jumlah kasus Covid-19 di Kota Pekalongan berdasarkan data yang tercatat dalam website https://corona.pekalongankota.go.id/ per pukul 09.00 total mencapai 2.615 dengan 166 kasus aktif di mana 15 orang dirawat dan 151 orang menjalani isolasi.

Wali Kota meminta kerjasama semua pihak karena Covid-19 bukan merupakan sesuatu yang bisa diremehkan. "Saya ditugasi oleh Presiden secara langsung kemarin lewat vicon untuk melakukan prokes ketat. Pak Kapolres ditugasi oleh Kapolri untuk melaksanakan prokes ketat, begitu juga Pak Dandim yang ditugaskan Panglima TNI untuk melakukan prokes ketat," tandasnya.(nul/way)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: