iklan banner Honda atas

Malam Tahun Baru, Tempat Hiburan Dihimbau Tutup

Malam Tahun Baru, Tempat Hiburan Dihimbau Tutup

KOTA - Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi melalui Wakapolres Kompol Anggara Rustamyono mengimbau kepada para pengelola tempat-tempat hiburan di Kota Pekalongan untuk menutup tempatnya saat malam tahun baru mendatang. Demikian pula pusat-pusat keramaian lainnya, akan ditutup.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan warga di tempat-tempat tersebut dan berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.

Demikian disampaikan Wakapolres saat memimpin apel pagi di mapolres setempat, Selasa (28/12/2021).

"Tempat-tempat hiburan akan ditutup selama malam tahun baru. Alun Alun, kawasan Kota Lapangan Mataram dekat Pemkot juga akan ditutup, termasuk tempat hiburan akan ditutup untuk sementara pada malam Tahun Baru dengan tujuan mencegah penyebaran Covid 19," kata Kompol Anggara.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggelar pesta perayaan malam pergantian tahun, atau kegiatan berkumpul di tempat-tempat hiburan.

"Target operasi yang ingin didapatkan adalah tercipta keamanan, ketertiban, keselamatan serta kelancaran. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, titik-titik yang dimungkinkan akan terjadi kepadatan itu kawasan lapangan Mataram dan tempat perbelanjaan atau mal," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan Slamet Prihantono juga telah menyampaikan bahwa saat malam pergantian tahun nanti jajarannya akan menyiapkan rekayasa arus lalu lintas. Terutama di ruas-ruas jalan menuju tempat umum yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa, diantaranya Alun-Alun Kota Pekalongan, Lapangan Jetayu dan Kompleks Lapangan Mataram. Di lokasi-lokasi tersebut nantinya arus lalu lintas akan dialihkan.

"Jadi memang karena sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat tidak ada penyekatan, maka rekayasa lalu lintas kita akan lebih terfokus pada pengalihan arus yang dilaksanakan di Malam Tahun Baru saja. Rencana di tempat-tempat umum seperti di Lapangan Jetayu, Lapangan Mataram dan Alun-Alun Kota Pekalongan," ucap Totok, sapaan akrabnya.

Totok menyebutkan, rekayasa lalu lintas di ruas-ruas jalan menuju area tersebut berupa pengalihan arus yang dimulai sekitar sore hari, dimana untuk menekan tingkat mobilitas warga untuk berkumpul dan datang ke area tersebut. Mengingat, sampai saat ini pandemi Covid-19 belum usai, maka pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat untuk menghindari maupun tidak melakukan segala bentuk kegiatan yang menimbulkan kerumunan. (way)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: