Ketua IKA PMII Izzul Choirot Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB Kota Pekalongan
Izzul Choirot-Dok.-
PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Bursa pemilihan Calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pekalongan periode 2026-2031 berjalan dinamis. Nama Izzul Choirot, muncul sebagai salah satu kandidat Calon Ketua DPC PKB Kota Pekalongan untuk periode lima tahun mendatang.
Namanya muncul dari pemetaan DPW, pada forum Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kota Pekalongan yang digelar di Hotel Nirwana pada Senin malam, 20 April 2026.
Izzul Choirot sendiri merupakan Wakil Ketua DPC PKB Kota Pekalongan (2021-2026). Izzul saat ini juga menjadi Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pekalongan.
Sebagai informasi, Muscab DPC PKB Kota Pekalongan tidak hanya menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, tetapi juga ajang penjaringan calon ketua untuk periode 2026–2031. Awalnya hanya muncul tiga nama kandidat, namun dalam forum berkembang menjadi delapan nama yang diusulkan.
Setelah muncul sebagai salah satu calon ketua, Izzul dan beberapa nama lainnya yang juga diusulkan sebagai kandidat, kemudian mengikuti tahapan krusial berupa Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Tahap I. Agenda tersebut digelar oleh DPW PKB Jawa Tengah di Gedung Fakultas Psikologi Universitas Semarang (Unnes) pada Minggu, 25 April 2026.
Sosok Izzul Choirot bukanlah nama baru di kancah organisasi dan politik Kota Batik. Ia merupakan figur yang tumbuh dari rahim organisasi Nahdlatul Ulama (NU).
Selain menjabat Ketua IKA PMII Kota Pekalongan, Izzul memiliki rekam jejak panjang, di antaranya Ketua PC PMII Pekalongan (2007), Sekretaris Lakpesdam NU & Ketua LTNNU Kota Pekalongan, Ketua BPC HIPMI Kota Pekalongan, Sekretaris DPD KNPI Kota Pekalongan, dan LPP DPC PKB Kota Pekalongan (Pemilu 2009–2024).
Di luar aktivitas politiknya, Izzul juga dikenal sebagai tenaga pendidik yang aktif mengajar di SMK Syafi'i Akrom Pekalongan.
Dalam keterangannya usai menjalani UKK tahap I, Izzul menegaskan komitmennya untuk membawa PKB menjadi partai yang hadir di tengah problematika masyarakat. Menurutnya, sebagai partai yang lahir dari NU, PKB wajib menjadi jembatan aspirasi kaum Nahdliyin dan warga pada umumnya.
"PKB harus memberikan solusi nyata sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan oleh umat," ujarnya.
Terkait target politik, Izzul membawa ambisi besar untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif. Jika diamanahi memimpin, ia menargetkan PKB bisa meraih 9 kursi pada Pemilu 2029 mendatang, meningkat signifikan dari perolehan saat ini yang berjumlah 6 kursi.
Tahapan UKK yang diikuti Izzul berlangsung intensif selama lima jam, mencakup tes psikologi, kepemimpinan, hingga kemampuan problem solving. Dari delapan nama yang muncul dalam Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Nirwana pada 19 April lalu, hanya lima kandidat yang hadir mengikuti uji kelayakan ini.
BACA JUGA:Didukung 4 DPAC, Ali Hamzah Menguat di Bursa Calon Ketua DPC PKB Kota Pekalongan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
