iklan banner Honda atas

Hardiknas 2026 di Dindik Kota Pekalongan: Fashion Show Baju Adat Nusantara Hingga Pesan Penting Mabruri

Hardiknas 2026 di Dindik Kota Pekalongan: Fashion Show Baju Adat Nusantara Hingga Pesan Penting Mabruri

HARDIKNAS - Dindik Kota Pekalongan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan nuansa yang berbeda di halaman Kantor Dindik setempat pada Sabtu (2/5/2026).-ABDURROHMAN-

KOTA PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan nuansa yang berbeda. Meski digelar secara sederhana di halaman Kantor Dindik setempat pada Sabtu (2/5/2026), acara berlangsung penuh makna dengan balutan kreativitas dan budaya Nusantara yang kental.

Kepala Dindik Kota Pekalongan, Mabruri, yang hadir didampingi Sekretaris Dindik Siti Nurul Izzah, menegaskan bahwa fokus Hardiknas tahun ini adalah pada khidmatnya kebersamaan, bukan pada kemegahan acara.

“Di tahun 2026 ini, kita memang tidak menyelenggarakan kegiatan besar. Namun kita menggelar kegiatan yang kecil tetapi khidmat. Upacara tadi diikuti oleh seluruh karyawan Dinas Pendidikan, guru DPK, serta perwakilan guru SD dan SMP dari tiap kecamatan. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan sukses,” ujar Mabruri usai kegiatan.

Sebagai simbol rasa syukur dan harapan untuk kemajuan pendidikan di Kota Batik, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Namun, yang paling mencuri perhatian adalah lomba fashion show busana adat Nusantara yang diikuti oleh seluruh karyawan Dindik.

Lomba ini bertujuan untuk memupuk rasa bangga terhadap identitas bangsa. Para peserta dinilai dari kesesuaian busana, ekspresi, hingga keluwesan di atas panggung sesuai karakter pakaian adat yang dikenakan.

“Kami mengenakan pakaian adat, sehingga seluruh karyawan wajib mengikuti fashion show. Penilaiannya meliputi busana, ekspresi, dan catwalk sesuai karakter pakaian yang dikenakan. Ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Nusantara,” jelasnya.

Tak hanya di internal kantor, Dindik juga menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Kota Pekalongan untuk menggelar upacara bendera dan kegiatan kreatif yang melibatkan siswa sesuai potensi sekolah masing-masing.

Terkait tema Hardiknas 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Mabruri menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan adalah buah dari kolaborasi banyak pihak.

“Penguatan semesta ini menunjukkan bahwa pendidikan harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah, masyarakat, orang tua, lembaga mitra, termasuk media, semuanya harus bersatu padu dalam mendukung kemajuan pendidikan,” tuturnya.

Lebih jauh, Mabruri mengajak seluruh insan pendidikan menjadikan momentum ini sebagai ajang refleksi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di masa depan.

“Momentum Hardiknas ini kita jadikan sebagai sarana refleksi diri. Kita merenungkan apa yang sudah kita lakukan agar ke depan kita bisa lebih baik dalam membangun dunia pendidikan. Sekaligus ini menjadi momentum untuk mengukuhkan semangat kita dalam menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas,” pungkasnya.

Peringatan Hardiknas tahun ini membuktikan bahwa semangat membangun pendidikan tidak melulu harus melalui seremonial besar, melainkan melalui langkah nyata yang penuh kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya. (dur)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: