iklan banner Honda atas

Solusi Banjir Rob, Pemkot Pekalongan Dukung Penuh Proyek Giant Sea Wall dari Presiden Prabowo Subianto

Solusi Banjir Rob, Pemkot Pekalongan Dukung Penuh Proyek Giant Sea Wall dari Presiden Prabowo Subianto

INFRASTRUKTUR - Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE beserta jajaran OPD menghadiri acara Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (4/5/2026).-ABDURROHMAN-

JAKARTA, RADARPEKALONGAN.CO.ID — Kabar baik bagi warga pesisir! Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menyambut antusias dimulainya pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall. Proyek strategis nasional ini menjadi tumpuan harapan untuk melindungi kawasan pesisir utara Jawa (Pantura) dari ancaman banjir rob yang menahun.

Dukungan tersebut ditegaskan dalam acara Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (4/5/2026). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

Benteng Pertahanan Sepanjang 565 Kilometer

Mega proyek ini direncanakan akan membentang sepanjang kurang lebih 565 kilometer mulai dari Banten hingga Gresik. Langkah besar ini diambil pemerintah untuk menghadapi tantangan serius berupa penurunan muka tanah (land subsidence) dan kenaikan permukaan air laut yang kian mengkhawatirkan.

Kondisi tersebut sangat terasa di Kota Pekalongan, di mana banjir rob seringkali melumpuhkan aktivitas warga dan merusak infrastruktur.

Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Didit H. Ashaf, menegaskan bahwa Kota Pekalongan menjadi salah satu fokus perhatian dalam proyek raksasa ini.

“Pekalongan harus menjadi salah satu prioritas, mengingat tingkat kerentanan wilayah terhadap rob dan penurunan tanah yang cukup tinggi. Saat ini, Pekalongan masih dalam tahap mitigasi dan investigasi mendalam sebagai bagian dari perencanaan teknis,” tegas Didit.

Harapan Baru Ekonomi Pesisir

Wali Kota Pekalongan beserta jajaran OPD yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan siap bersinergi penuh. Pembangunan Giant Sea Wall tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik, melainkan solusi jangka panjang untuk menyelamatkan masa depan kota.

Selain memberikan rasa aman bagi warga dari terjangan air laut, kehadiran tanggul laut raksasa ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pesisir.

“Pemerintah Kota Pekalongan berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus diperkuat agar proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir utara Jawa,” tulis keterangan resmi tersebut.

Dengan terealisasinya proyek ini, wajah pesisir Pekalongan diharapkan tidak lagi identik dengan banjir rob, melainkan bertransformasi menjadi kawasan yang tangguh, aman, dan berdaya saing tinggi. (dur)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: