Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Konsisten Kawal Aspirasi Warga Pesisir, Sumar Rosul Raih Parliamentary Awards 2026

Konsisten Kawal Aspirasi Warga Pesisir, Sumar Rosul Raih Parliamentary Awards 2026

PENGHARGAAN - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Sumar Rosul, S.IP., M.AP dianugerahi Parliamentary Awards 2026. Karena aktif memperjuangkan penanganan rob, banjir, hingga persoalan lingkungan.-ABDURROHMAN-

RADARPEKALONGAN.CO.ID, KAJEN – Komitmen Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Sumar Rosul, S.IP., M.AP., dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat pesisir kembali mendapat apresiasi. Politikus yang dikenal aktif memperjuangkan penanganan rob, banjir, hingga persoalan lingkungan itu dianugerahi Parliamentary Awards 2026.

Penghargaan tersebut diterima Sumar Rosul pada ajang Parliamentary Awards 2026 yang berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026. Ia dinobatkan sebagai Legislator Aspiratif Peduli Kawasan Pesisir, sebagai bentuk pengakuan atas konsistensinya memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir Kabupaten Pekalongan.

Selama menjadi wakil rakyat, Sumar Rosul dinilai terus menyuarakan berbagai persoalan yang dihadapi warga di kawasan pesisir, mulai dari banjir rob, infrastruktur, penanganan banjir, hingga permasalahan lingkungan yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.

Latar belakangnya yang lahir dan besar di kawasan pesisir membuat Sumar memahami secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada warga pesisir.

"Ketika dipercaya menjadi wakil rakyat, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menyelesaikan persoalan-persoalan di kawasan pesisir secara bertahap," ungkap Sumar Rosul.

Menurutnya, memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir bukan sekadar menjalankan fungsi sebagai anggota legislatif, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat yang telah memberikan amanah kepadanya.

Komitmen tersebut terlihat saat banjir melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pekalongan pada awal tahun 2026. Sumar tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan dari DPRD, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak sekaligus menyerap berbagai aspirasi warga.

Dalam kesempatan itu, ia meninjau sejumlah rumah pompa di kawasan pesisir guna memastikan seluruh mesin dapat berfungsi secara optimal. Selain itu, Sumar juga mengunjungi posko pengungsian dan ikut membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir.

Saat masyarakat Kecamatan Tirto menggelar aksi demonstrasi karena menilai penanganan banjir berlangsung lambat, Sumar turut mengawal aspirasi tersebut agar mendapat perhatian pemerintah daerah.

Ia memastikan berbagai tuntutan masyarakat tidak berhenti pada forum audiensi semata. Aspirasi warga kemudian ikut mendorong Pemerintah Kabupaten Pekalongan melakukan pergeseran anggaran untuk mempercepat penanganan bencana banjir.

Menurut Sumar, berbagai persoalan di kawasan pesisir tidak dapat diselesaikan secara parsial. Penanganan rob, banjir, kawasan kumuh, hingga persoalan lingkungan membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat agar solusi yang dihasilkan lebih menyeluruh.

Salah satu program yang kini terus didorongnya adalah normalisasi sungai. Menurutnya, pendangkalan sungai menjadi salah satu faktor yang memperparah banjir di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan.

"Yang terbaru kami telah mengusulkan anggaran di APBD Kabupaten Pekalongan untuk normalisasi sungai. Ruas demi ruas sungai akan dinormalisasi secara bertahap," jelasnya.

Atas konsistensinya tersebut, Sumar Rosul akhirnya menerima Parliamentary Awards 2026 kategori Legislator Aspiratif Peduli Kawasan Pesisir.

Meski demikian, ia menegaskan penghargaan tersebut bukanlah keberhasilan pribadi, melainkan hasil kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh masyarakat yang selama ini terus menyampaikan aspirasi demi kemajuan kawasan pesisir.

"Terima kasih atas penghargaan ini, juga kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan yang selama ini bersama-sama memperjuangkan berbagai aspirasi, khususnya di kawasan pesisir," tuturnya.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengawal aspirasi masyarakat serta mendorong lahirnya kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan warga.

Sumar optimistis, melalui kolaborasi seluruh pihak, berbagai persoalan di kawasan pesisir Kabupaten Pekalongan dapat ditangani secara bertahap sehingga mampu menghadirkan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.

"Bagi saya, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjuangan. Justru menjadi pengingat bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus terus diperjuangkan demi masyarakat pesisir Kabupaten Pekalongan," pungkasnya. (dur)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: