Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Geger Penemuan Bayi Laki-Laki di Pinggir Jalan Dekat Terminal Pekalongan

Geger Penemuan Bayi Laki-Laki di Pinggir Jalan Dekat Terminal Pekalongan

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Dies Ferra Ningtias, menggendong bayi laki-laki yang ditemukan warga di dekat Terminal Bus Pekalongan saat meninjau kondisinya di Puskesmas Sokorejo, Kota Pekalongan, Selasa, 4 Agustus 2026.-Wahyu Hidayat-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID — Warga Kota Pekalongan digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan dekat Terminal Bus Pekalongan, tepatnya di sisi barat Jalan Pattimura, Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur, Selasa pagi, 4 Agustus 2026 sekitar pukul 06.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari Polsek Pekalongan Timur Polres Pekalongan Kota, keberadaan bayi malang tersebut pertama kali diketahui oleh pasangan suami istri yang tengah melintas menggunakan sepeda ontel dari arah selatan. Saat melintas di Jalan Pattimura, samar-samar mereka mendengar suara tangisan bayi.


Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Tri Handayani menunjuk titik ditemukannya bayi laki-laki di pinggir jalan dekat Terminal Bus Pekalongan, tepatnya di sisi barat Jalan Pattimura, Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Selasa, 4 Agust--

Setelah diperiksa, betapa kagetnya mereka saat melihat sesosok bayi mungil tergeletak begitu saja di pinggir jalan. Karena bingung dan panik, pasangan tersebut bergegas melapor ke petugas jaga di Pos Piket Kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah Serayu Utara yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Petugas pos jaga yang menerima laporan langsung berkoordinasi dan mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Sokorejo yang berjarak sekitar 1,7 kilometer untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Tak berselang lama, jajaran kepolisian dari Polsek Pekalongan Timur, Polres Pekalongan Kota, bersama jajaran Dinas Sosial P2KB dan DPMPPA Kota Pekalongan tiba di puskesmas untuk meninjau kondisi bayi, berkoordinasi melakukan penanganan, sekaligus mengumpulkan keterangan saksi.

Kondisi Kesehatan Bayi: Alami Dehidrasi dan Kulit Kuning

Setibanya di Puskesmas Sokorejo, bayi laki-laki tersebut langsung ditangani secara intensif oleh tim perawat dan bidan. Kepala Puskesmas Sokorejo, drg. Ari Kurniasih, mengonfirmasi bahwa secara umum kondisi fisik dan tanda vital bayi dalam keadaan stabil dan tidak ditemukan kelainan bawaan.

"Tadi bayi dibawa ke sini, kemudian diperiksa oleh perawat dan bidan yang ada di sini. Kondisi bayi dalam keadaan baik. Beratnya tadi sudah langsung diperiksa itu 2.540 gram, jadi sekitar 2,5 kg," ujar drg. Ari Kurniasih saat memberikan keterangan.

BACA JUGA:Polres Pekalongan Kota Intensifkan Patroli Gabungan, Tim URC Satreskrim Sisir Titik Rawan

Dokter Kurniasih menambahkan, saat pertama kali dievakuasi, bayi mengenakan pakaian dan diselimuti kain jarik, namun tidak dipasangkan popok (pampers). Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital seperti pernapasan dan detak jantung (heart rate) dinyatakan normal.

"Di sini pakai baju, kemudian ada jariknya, bayi dalam keadaan tidak menggunakan pampers. Sudah diperiksa tadi untuk heart rate-nya, kemudian pernapasan dan lain-lain, semuanya dalam kondisi baik. Tidak ada kelainan, semuanya normal," jelasnya.

Meski demikian, tim medis mendapati perubahan warna kekuningan pada kulit bayi yang diduga akibat dehidrasi atau kekurangan cairan setelah ditinggalkan di tempat terbuka.

"Kulitnya kuning itu tadi diperkirakan karena adanya kekurangan cairan, dehidrasi. Jadi akhirnya mengarah ke ikterik kalau bahasa medisnya," kata drg. Ari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait