Strategi Ampuh Dongkrak Literasi & Numerasi Siswa SD Lewat Model PBL Labubu
SD Negeri Landungsari 05 Kota Pekalongan menerapkan metoda Labubu untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis-Tanoto-
Oleh: Dwi Anggraeni, S.Pd.SD.
(Guru SD Negeri Landungsari 05 Kota Pekalongan & Fasilitator Program PINTAR Tanoto Foundation)
PEKALONGAN - Kemampuan literasi dan numerasi seringkali dianggap sebagai momok yang membosankan bagi siswa. Padahal, keduanya adalah fondasi krusial dalam proses belajar peserta didik.
Literasi sejati bukan sekadar merangkai kata, melainkan memahami informasi secara utuh, menemukan gagasan utama, hingga menyampaikan kembali dengan bahasa sendiri.
Begitu pula dengan numerasi—bukan cuma berkutat pada hafalan rumus matematika atau deretan angka, melainkan mengaplikasikan konsep bilangan, data, dan pengukuran untuk memecahkan masalah nyata sehari-hari.
Lantas, bagaimana cara membuat siswa jatuh cinta pada literasi dan numerasi sekaligus? Di SD Negeri Landungsari 05, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, sebuah inovasi pembelajaran bernama PBL Labubu sukses menjadi jawabannya!
Menghadapi Tantangan Kelas: Ketika Angka dan Huruf Terasa Abstrak
Berdasarkan asesmen awal di kelas VI SD Negeri Landungsari 05, kemampuan literasi siswa ternyata masih cukup beragam.
Sebagian anak masih membutuhkan pendampingan khusus untuk membaca lancar, memahami isi bacaan, menceritakan ulang, hingga membaca nama bilangan.
Tantangan makin terasa saat mereka dihadapkan pada soal cerita numerasi. Banyak siswa kesulitan menghubungkan informasi dalam teks bacaan dengan langkah penyelesaian yang tepat.
Temuan ini membuktikan satu hal: Metode ceramah dan latihan soal berulang sudah tidak relevan lagi. Peserta didik butuh strategi kontekstual yang membuat mereka bisa membaca, berdiskusi, menghitung, dan menghasilkan karya secara menyenangkan.
Apa Itu PBL Labubu?
Berangkat dari kebutuhan tersebut, lahirlah PBL Labubu (Literasi Numerasi Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu). Model ini memadukan Problem-Based Learning (PBL) dengan pemanfaatan buku bacaan berkualitas tinggi.
Dalam metode ini, buku tidak cuma dibaca lalu ditutup. Buku disulap menjadi:
- Sumber masalah utama
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

