banner honda Juli 2026

Progres Jembatan Sipung Minus 27 Persen

Progres Jembatan Sipung Minus 27 Persen

*Gegara Rob, Pemasangan Abutmen Terhambat
*PPKom Layangkan SP2

BATANG - Proyek pembangunan Jembatan Sipung di Desa Karangasem Utara, Kecamatan/Kabupaten Batang masih mengalami keterlambatan hingga awal Agustus 2022.

Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono mengatakan, bahwa keterlambatan pengerjaan Jembatan Sipung itu masih mencapai 27 persen.

"Seharusnya progres sudah mencapai 62 persen, namun saat ini baru mencapai 34 persen. Artinya terjadi keterlambatan pekerjaan sebesar minus 27 persen," ungkap Endro, ditemui Selasa (2/8/2022) di kantornya.

Ia mengatakan, dengan masih adanya keterlambatan itu, maka pihaknya telah melayangkan surat peringatan kedua (SP2) pada CV Borobudur Timur dari Semarang selaku kontraktor yang mengerjakan proyek Jembatan Sipung itu.

Menurutnya, surat peringatan kedua dapat dilayangkan jika progres pekerjaan mengalami keterlambatan hingga minus lebih dari 10 persen. Sebelumnya, pihaknya juga sudah memberikan surat peringatan 1 saat proyek terlambat 10 persen.

Endro menjelaskan, alasan keterlambatan yang dialami kontraktor masih sama, yakni diakibatkan oleh adanya kendala teknis di lapangan. Di mana pelaksana proyek Jembatan Sipung cukup kewalahan dengan tingginya air rob di lokasi pekerjaan.

"Kontraktor mengalami kendala pada pengurasan atau pembendungan air (kisdam) untuk proses pekerjaan abutmen jembatan. Mengingat tingginya air rob yang ada di aliran sungai itu. Kemarin sudah sempat kering, namun hari ini kena rob lagi," jelasnya.

Endro menyatakan, pihaknya masih optimis, pekerjaan pembangunan jembatan itu akan selesai tepat waktu. "Insya Allah sampai Oktober 2022 kami masih optimis, mohon doanya saja, semoga lancar," katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, pekerjaan Jembatan Sipung berlangsung selama 210 hari. Proyek itu mulai dikerjakan pada 20 Maret 2022 dan ditarget selesai pada 25 Oktober 2022. Proyek senilai Rp625 juta itu dikerjakan oleh CV Borobudur Timur dari Semarang. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: