Rusak, Jalan Tersono-Sangubanyu Butuh Atensi
BATANG - Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu prioritas di tahun terakhir kepemimpinan Wihaji-Suyono sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batang. Pemkab Batang bahkan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 81 miliar untuk memenuhi target RPJMD untuk pembenahan infrastruktur publik tersebut.
Namun demikian, anggaran sebesar itu tetap saja belum mampu menyentuh seluruh titik jalan rusak yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Batang. Untuk menyebut salah satunya, yakni ruas jalan Tersono-Sangubanyu, yang sudah lebih dari lima tahun belum tersentuh perbaikan.
"Kondisi jalannya rusak parah, banyak lubang di sana sini. Belum lagi kondisi badan jalannya kan sempit. Kami sangat berharap agar ruas Tersono-Sangubanyu ini juga mendapatkan atensi dari pemerintah daerah," ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Batang, Hj Suhartini, baru-baru ini.
Sebagai jalur alternatif, ruas Tersono-Sangubanyu disebut Suhartini kurang mendapatkan perhatian dari Pemkab Batang. Padahal, mobilitas jalur ini juga menurutnya cukup tinggi. "Banyak travel tujuan Magelang dan Jogja yang lewat sini setiap hari, karena memang jalur alternatif. Jalan ini juga menjadi akses mobilitas pendidikan sampai ekonomi masyarakat dua kecamatan, apalagi di wilayah ini kan memang salah satu sentra peternakan ayam," terangnya.
Suhartini yang notabene wakil rakyat Dapil III, pun mengaku tak henti menyuarakan perbaikan jalan ini ke pemerintah daerah, salah satunya melalui pemandangan umum fraksi. Namun selama itu pula belum ada respon yang memadai. "Jalan ini terakhir diperbaiki saat era Bupati sebelumnya, sementara selama lima tahun ini belum tersentuh perbaikan. Sebagai anggota dewan dari daerah pemilihan sana, tugas kami tentu menyampaikan aspirasi ini secara terus menerus, ya harapannya ada perhatian," ujarnya.
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Batang menggelontorkan Rp 81 miliar untuk perbaikan jalan pada 2022. Angka itu menjadi yang paling besar dalam lima tahun terakhir semasa Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono menjabat.
"Titiknya banyak. Ada 62 titik dengan anggaran Rp 81 miliar. Kami fokus tahun ini memperbaiki jalan jalan yang memang jadi prioritas dan banyak komplain," ujar Bupati Batang, Wihaji, usai meninjau jalan belum lama ini. (sef)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
