iklan banner Honda atas

Sebanyak 717 Calon Jemaah Haji Batang Direncanakan Diberangkatan Tahun Ini

Sebanyak 717 Calon Jemaah Haji Batang Direncanakan Diberangkatan Tahun Ini

BATANG - Setelah sempat tertunda dua kali, sebanyak 717 calon jemaah haji asal Kabupaten Batang direncanakan akan berangkat ke tanah suci tahun ini. Sebelumnya mereka batal berangkat akibat pendemi Covid-19.

"Insyaallah tahun ini jemaah haji akan diberangkatkan ke tanah suci, setelah sebelumnya sempat tertunda dua kali," ungkap Kepala Kemenag Batang M. Aqsho usai meresemikan gedung pusat layanan haji dan umroh terpadu, kemarin.

M Aqsho menjelaskan, untuk pendaftar haji di Kabupaten Batang sendiri setiap hari ada sekitar 10 orang. Selanjutnya para calon jamaah ini akan dilayani di gedung pusat layanan haji dan umroh terpadu yang telah diresmikan oleh Bupati Batang, Wihaji.

Gedung dua lantai yang baru diresmikan oleh Bupati Batang itu sendiri menelan biaya Rp 2,3 miliar. Pengerjaan dilakukan sejak Juni 2021 dan rampung pada November 2021.

Gedung tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Seperti ruang laktasi, area bermain anak, akses difabel, dan ruang Siskohat atau sistem pelayanan secara on-line dan real time antara bank penerima setoran biaya perjalanan ibadah haji.

"Pembangunan gedung terpadu sendiri merupakan program kami untuk memberikan layanan yang baik cepat dan membahagiakan. Sehingga dibuat gedung yang representatif yang didanai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)," jelas M Aqsho.

Tidak hanya itu, gedung baru juga menyediakan layanan perbankan. Ada stand khusus yang bakal di isi dua bank syariah. Hal itu akan mempermudah transaksi warga yang akan mengurus administrasi haji dan umrah. 

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji berharap  pusat gedung layanan haji dan umrah terpadu kantor Kemenag Batang dapat menambah perbaikan layanan, percepatan, sekaligus lebih nyaman.

"Semoga gedung baru ini dapat menambah perbaikan layanan, percepatan, sekaligus lebih nyaman bagi calon jamaah haji dan umroh," tandas Bupati Wihaji. (don)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: