Sekolah Diberikan Pemahaman Implementasi Kurikulum Merdeka lewat IHT
BATANG - SMPN 2, 3, 4 Bandar menggelar kegiatan in house training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Kamis (14/7/2022) di SMPN 2 Bandar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendetail terkait penerapan IKM pada tahun ajaran 2022/2023 ini.
Kegiatan ini secara berantai yang berlangsung selama 8 jam ini diikuti sekitar 60 tenaga pendidik dan 3 kepala sekolah dari 3 sekolah.
"Kurikulum Merdeka adalah satu hal baru, oleh karena itu guru harus senantiasa belajar untuk mengikuti perubahan yang ada. Hasil dari analisis para ahli menyimpulkan bahwa kurikulum 2013 masih terdapat beberapa kelemahan, diantaranya literasi dan numerasi ternyata masih rendah," ujar Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Batang, Sumanto usai membuka acara.
Oleh karenanya, meski IKM merupakan hal yang baru, ia berharap sekolah mampu beradaptasi. Ia pun berharap sekolah nantinya bisa menyelesaikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilaksanakan dalam satu fase (1 tahun). Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat dilakukan menyesuaikan dengan kondisi sekolah.
Pengawas SMP Disdikbud Batang, Sri Mulyono, turut menyampaikan tentang bagaimana sekolah menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP). Selain itu juga diterangkan bagaimana pengolahan asesmen dalam pembelajaran.
"Materi yang sangat krusial dan penting dipahami oleh peserta IHT. Harapannya setelah mengikuti kegiatan IHT ini guru langsung bisa menyusun KOSP, menyusun Modul Ajar dan segera dapat mengimplementasikannya dalam pembelajaran. Apalagi sekarang ini MPLS sudah usai dan sudah mulai pembelajaran efektif," harapanya. (nov)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
