Sempat Minder, Agus Kini Semangat Ikut Kursus Hantaran
BATANG - Menjadi satu-satunya peserta laki-laki di kursus hantaran sempat membuat Agus Heryadi (42) ciut dan minder. Tapi rasa tersebut perlahan ia tepis, sebab ilmu yang akan dipelajarinya lebih berharga daripada sekadar rasa malu yang ia miliki. Berbekal semangat dan ingin mengubah jalan hidupnya, Agus mulai rutin menghadiri kursus hantaran gratis yang difasilitasi SPNF SKB Batang.
Meski ia tak seterampil dan selincah rekan-rekannya yang perempuan, Agus mulai membiasakan diri dengan aneka teknik pembuatan hantaran. Menurutnya, meskipun cukup rumit, kesempatan yang ia miliki untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya ini tak akan ia siakan. Apalagi kini usaha hantaran semakin dilirik banyak pihak khususnya bagi calon pengantin.
Hantaran kini sudah berubah menjadi salah satu hal yang penting dalam sembuah prosesi pernikahan. "Jujur awalya sempat minder. Tapi di sisi lain bisa saya jadikan motivasi meski saya laki-laki harus bisa sedetail yang perempuan," jelas lelaki asal Gringsing ini.
Melihat kondisi sekarang, ia optimis pangsa pasar jasa hantaran di zaman sekarang terbuka lebar. Ia pun berharap ke depan bisa membuka jasa hantaran untuk peluang usaha ke depan. Hanya saja diakuinya untuk itu ia masih perlu belajar lebih banyak lagi.
Kepala SPNF SKB Batang, Sukrisyadi menjelaskan, pihaknya memang tidak pernah membatasi kuota secara gender. Asalkan masih ada sisa kuota peserta pihaknya memperbolehkan siapa saja yang sesuai syarat dan kriteria untuk bergabung. Untuk kursus yang disediakan seperti hantaran, komputer office dan menjahit. Untuk kursus komputer kebanyakan diikuti oleh lulusan baru SMA derajat.
"Kami juga kini tengah membuka pendaftaran untuk kelas rajut yang akan kami mulai 7 Oktober mendatang. Bagi masyarakat Batang yang memenuhi syarat bisa bergabung dan kursus ini tentunya gratis," imbuhnya. (nov)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

