banner honda Juli 2026

Pelibatan Pihak Ketiga Tengah Dimatangkan

Pelibatan Pihak Ketiga Tengah Dimatangkan

*Kondisi TPA Randukuning Sudah Overload

BATANG - Volume sampah di TPA Randukuning Batang kian hari semakin menggunung. Dari sekitar 3 hektar lahan, sudah 80 persen yang digunakan untuk pengelolaan sampah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang menyiapkan berbagai rencana untuk mengatasi problem ini. Salah satunya dengan menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan limbah sampah.

Hal ini seperti disampaikan Kepala DLH Batang, A Handy Hakim, saat diwawancarai belum lama ini. Dijelaskan, pihaknya saat ini tengah mematangkan rencana kerja sama dengan investor asal Depok.

"Salah satu solusi yang akan kami lakukan adalah dengan menjajaki kerja sama pihak ketiga. Saat ini sudah ada investor dari Depok di mana nantinya limbah sampah diolah menjadi pasir batu kerikil untuk bahan lapisan kontruksi. Rencananya untuk konstruksi di Kawasan Industri Batang," jelas Handy.

Ditambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan kajian terkait ini. Karena diharapkan solusi ini juga tidak barengi dengan adanya limbah baru dan harus memenuhi persyaratan Amdal.

"Yang penting nantinya mereka olah di sini secara langsung. Dan ke depannya nanti diperuntukkan untuk lapisan konstruksi di KITB, karena tanah di sana kebanyakan tanah merah sehingga masih perlu dilapisi sehingga bisa lebih kokoh," imbuhnya.

Selain itu, DLH juga tengah mengkaji rencana pengadaan Sub TPA. Keberadaan Sub TPA akan menjadi alternatif pembuangan sampah akhir di wilayah Batang Timur, Subah hingga Gringsing, serta Bawang.

"Kami juga sudah mengajukan solusi sub TPA baru. Sebagai alternatif pembuangan sampah dari Subah sampe Gringsing dan Bawang. Semua tidak bertumpu pada TPA Randukuning dan nantihya akan dikelola agar memecah tumpukan sampah TPS," pungkasnya. (nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: