banner honda Juli 2026

Angka Kesembuhan Covid-19 Capai 82%

Angka Kesembuhan Covid-19 Capai 82%

BATANG - Angka kesembuhan Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren positif, tak terkecuali di Batang. Per 12 Juli 2021, Dinkes Batang mencatat ada 4.871 orang dari total 5.805 kasus terkonfirmasi positif. Angka kesembuhan Covid-19 di Batang ini sebanding dengan 82 persen dari total kasus keseluruhan.

Melihat data ini, Plt Kadinkes Batang, dr Didit Wisnuhardanto berharap masyarakat untuk tidak panik ketika dinyatakan positif Covid-19. Jika masih memungkinkan untuk isolasi mandiri, ia mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir. Selain prokes, selalu bahagia menjadi salah satu cara untuk bisa bertahan di tengah Covid-19.

"Yang dibutuhkan oleh pasien Covid-19 adalah Tenang Kenyang dan Senang (TKS). Kalau hal tersebut sudah terpenuhi kami yakin, pasien Covid-19 akan segera sembuh," ujarnya.

Untuk mencapai hal itu, diakuinya butuh dukungan dari pihak terdekat. Baik keluarga ataupun tetangga. Oleh karenanya ia berharap program jogo tonggo juga bisa terus diterapkan masyarakat. Sehingga bisa turut membantu para pasien Covid-19 untuk tetap tenang, kenyang dan senang agar bisa segera sembuh.

Salah satu penyintas Covid-19, Arie Fatmawati membenarkan jika kunci kesembuhan dari covid-19 adalah menjaga pikiran agar selalu tenang dan bahagia. Meski harus isolasi mandiri terpisah dari suami dan anak-anaknya, Arie mengaku masih tetap berhubungan menggunakan media sosial. Ia juga mengaku sempat mengidap anosmia, meski begitu hal tersebut berangsur membaik setelah melakukan terapi air hangat dengan madu dan lemon.

"Per 28 Juni tidak enak badan, dan ketika PCR swab test ternyata hasilnya positif. Malam itu mulai anosmia, indra penciuman hilang minyak kayu putih tak lagi bau segear, dan hilang pula selera makan, batuk-batuk, nafas berat. Esok harinya mulailah terapi air hangat dengan madu dan lemon, obat dari dokter paru dan vitamin juga tetap diminum. Tak lupa support herbal juga dengan jus nanas madu garam, bergantian kadang air kelapa lemon madu garam, alhamdulillah hari kelima penciuman mulai membaik, sudah bisa membau, dan lidah perlahan kembali bisa merasakan," jelasnya.

Menurutnya meski bergejala ringan, aktivitas fisik juga tetap harus dilakukan. Usahakan untuk rutin berjemur, olah raga dan latihan pernafasan. Dan yang paling penting tidak panik, dan menghibur diri dengan berbagai kegiatan agar tetap senang.

"Alhamdulillah, dengan berbagai kegiatan positif tersebut dalam hari ke-10 saya kembali sehat tanpa gejala. Yang paling penting memang kebutuhan nutrisi harus dipenuhi. Jadi harus ada dukungan dari keluarga atau tetangga yang membantu. Apalagi jika pasien Covid-19 kekurangan bahan pangan. Jika rutin melakukan terapi juga bisa meredakan anosmia sehingga gejala covid-19 segera sembuh dan cepat pulih," pungkasnya. (nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: