banner honda Juli 2026

Ayo Mulai Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Ayo Mulai Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

BATANG - Komunitas Batang Bumi Lestari bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta TP PKK Kabupaten Batang mengajak masyarakat untuk mengurangi dan memanfaatkan sampah. Salah satunya dengan memulai gerakan memilah sampah dari rumah (reduce), sehingga ada yang bisa juga dipilah untuk dijadikan rupiah.

Hal ini seperti disampaikan melalui Webinar, Ubah Sampah jadi Rupiah, Kamis (26/8/2021) di Ruang Analitik Diskominfo Batang. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta secara virtual baik melalui Zoom ataupun YouTube.

"TP PKK Kabupaten Batang telah memulai gerakan ini, salah satunya dengan program ecobrick hingga tingkat RT. Sehingga sampah-sampah yang ada di rumah tangga saat ini sudah dipilah. Sekarang kami tengah berinovasi melalui lomba, agar ekobrick yang ada tidak hanya dijadikan gapura saja, tetapi bagaimana bisa menghasilkan rupiah," jelas Ketua TP PKK Batang, Uni Kuslantasi.

Dijelaskan, PKK Batang juga akan menstimulasi anggota dengan lomba pemanfaatan ecobrick yang memiliki nilai ekonomi. Beberapa desa di Batang pun sudah memiliki inovasi produk dari ecobrick. Harapannya ke depan makin banyak produk dari ecobrick yang bernilai jual tinggi untuk membantu ekonomi masyarakat.

Kepala DLH Batang, A Handy Hakim menjelaskan, pihaknya berharap dari skala rumah tangga sampah memang harus dipilah. Sehingga ketika di TPS sampah tidak menumpuk, karena sudah ada beberapa sampah yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai jual.

"Kami berharap nantinya ada pengelolaan sampah dari skala rumah. Sehingga volume sampah yang terbuang bisa diminalisir dari rumah. Dengan ini tentunya volume sampah yang ada di TPS dan TPA pun bisa lebih berkurang," imbuhnya.

Praktisi Peduli Sampah, Bambang Nugroho menjelaskan, gerakan dari rumah menjadi hal yang penting untuk prioritas pengurangan sampah. Sampah jika dipilah dengan baik antara organik dan non organik bisa menghasilkan uang. Di mana untuk sampah non organik bisa dijual ke Bank Sampah ataupun dikreasikan menjadi barang yang lebih bernilai jual. Sementara sampah organik bisa dijadikan pupuk organik. (nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: