Belum Berpalang, Lima Perlintasan KA Dijaga Ormas.
BATANG - Hingga kini masih ada sekitar lima perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu dan penjagaan di Batang. Dishub Batang berusaha melakukan antisipasi pengamanan bersinergi dengan ormas.
"Saat ini di Kabupaten Batang ada 19 jalan dengan palang pintu kereta api. Sementara perlintasan kereta api yang masih terbuka tanpa palang ada lima. Total ada 24 perlintasan," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang, Murdiono.
Ia menyebutkan, lima perlintasan tanpa palang pintu itu ada di Kalisari, Tampangsono, Kuripan Lor, Kuripan Kidul, dan Sambong. Pihaknya masih terkendala anggaran untuk melakukan penjagaan. Sementara perlintasan itu beberapa di antaranya merupakan jalan utama.
"Kami membuat surat pada Camat untuk bisa mengakomodir. Desa-desa yang palang pintunya tak terjaga itu bisa membantu melakukan penjagaan. Melalui ormas, hansip, atau yang lainnya," imbuhnya.
Harapannya, penjagaan bisa dilakukan setiap waktu dibantu para ormas, hansip dan yang lainnya. Menurutnya hal ini cukup riskan bila perlintasan dibiarkan terbuka tanpa penjagaan. Kecelakaan yang melibatkan kereta dengan pengendara sepeda motor maupun mobil dapat terjadi kapan saja. Terutama saat pengemudi tidak berhati-hati saat melintas.
Tak hanya itu, hingga kini masih ada enam perlintasan yang masih dijaga manual. Di antaranya di Kebondalem dan Roban Timur. "Perlintasan yang paling rawan terjadi kecelakaan ada di Kuripan Lor dan Kuripan Kidul. Di sana banyak dilewati masyarakat karena merupakan jalur wisata," tandasnya. (nov)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
