iklan banner Honda atas

Berkah HUT Batang, Rumah Buruh Batik Dibedah Langsung Wihaji Cs

Berkah HUT Batang, Rumah Buruh Batik Dibedah Langsung Wihaji Cs

BATANG - Peringatan HUT Batang ke-56 sepertinya menjadi momentum yang membahagiakan pula bagi Kunarsih (47) sekeluarga. Warga Gang Mawar, Denasri Wetan, Kecamatan Batang ini tak menyangka, rumahnya yang tak layak kini direhab oleh Pemkab Batang, Selasa (29/3/2022).

Tak tanggung-tanggung, bahkan Bupati dan Wakil Bupati Batang, Wihaji- Suyono turun tangan langsung membedah rumahya. Duo pimpinan daerah ini beserta jajaran kepala OPD hingga Forkopimda gotong royong membangun rumah ibu dua anak ini.

Kunarsih yang sehari-hari menjadi buruh batik ini pun bersyukur rumahnya dibedah. Sebab untuk kebutuhan sehari-hari ia dan suami hanya bisa mengandalkan dari hasil kerja serabutan sebagai buruh batik dan buruh proyek. Terlebih dua anaknya masih membutuhkan banyak keperluan.

"Saya berterima kasih kepada Pak Bupati dan semuanya, karena rumah saya sudah dibedah. Anak saya yang pertama sakit dan berkebutuhan khusus. Tiap bulan harus kontrol ke RS Djunaid Pekalongan. Ya kadang pas kontrol nyepeda ke sana cuma bawa uang Rp10ribu. Pokoknya hidup kami pas-pasan saja. Dan alhamdulillah anak kedua kami masih sekolah di SMKN 1 Warungasem dan mendapatkan beasiswa," ujarnya didampingi suami, Sunarjo (55).

Bupati Batang, Wihaji menjelaskan, rumah Kunarsih dibedah dalam rangka memperingati HUT Batang ke-56. Total anggaran yang dikeluarkan kurang lebih mencapai Rp45 juta. Tak hanya sekadar dibedah, rumah ini nantinya juga diberikan beberapa perabot baru untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Dikatakan Wihaji, sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan dari warga terkait kondisi Kunarsih dan keluarga. Setelah mengunjungi Kunarsih dan melihat kondisi rumah yang tak layak, akhirnya disepakati untuk membedah rumah Kunarsih di momen HUT Batang ke-56.

"Jadi kalau sekadar bantuan RTLH saja hanya dibantu sekitar Rp12,5 juta saja. Tetapi karena ini spesial, dari Kepala-kepala OPD pun tak hanya urun tenaga tetapi juga menyisihkan sebagian gaji mereka untuk mendukung program ini. Dari kecamatan dan desa juga turut membantu. Dan semoga malam ini segera rampung sehingga bisa dihuni Bu Kunarsih sekeluarga," harapnya.

Wihaji juga menyatakan sudah ada sekitar 4 rumah tidak layak huni di Kabupaten Batang yang mendapat bantuan rehab dari iuran kepala OPD. "Ada 4 rumah yang sudah mendapatkan bantuan seperti ini dalam dua momentum yakni HUT Korpri dan HUT Kabupaten Batang," pungkasnya. (nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: