banner honda Juli 2026

Butuh Percepatan, Stok Vaksin Malah Habis

Butuh Percepatan, Stok Vaksin Malah Habis

*Bupati Minta Tambahan Stok ke Gubernur

BATANG - Upaya percepatan capaian vaksinasi ternyata masih sangat bergantung pada keterjaminan distribusi dan alokasi vaksin dari pemerintah pusat maupun provinsi. Hal ini seperti yang dialami Kabupaten Batang, di tengah upaya mengejar ketertinggalan realisasi vaksinasi, stok vaksin justru sempat tersendat hingga habis.

Padahal, kebutuhan atas ketersediaan vaksin di Kabupaten Batang saat ini justru sedang tinggi-tingginya. Sebab Pemnkab Batang saat ini sedang menggenjot realisasi vaksinasi yang masih rendah, salah satu pemicu sehingga status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Batang turun dari Level 2 ke Level 3.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat dengan mengajukan permintaan tambahan stok vaksin Covid-19 ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Jumlah vaksin tambahan yang diminta pun tak main-main, yakni sebanyak 300 ribu vial pada.

Hal itu diakui Bupati Batang, Wihaji. Ia bahkan mengaku telah menghubungi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, khusus untuk meminta tambahan vaksin tersebut. Sebab tambahan stok saat ini sangat dibutuhkan guna mengejar target realisasi yang saat ini baru tercapai sekitar 28%.

Dikatakan Wihaji, permintaan 300 ribu dosis vaksin itu diharapkan cukup untuk mengejar ketertinggalan vaksinasi Covid-19 yang ditarget mampu mencapai 50 persen pada akhir bulan Oktober 2021 ini.

"Kami minta ke Pak Gubernur melalui WhatsApp dan surat resmi. Pak Ganjar sudah oke dan siap," ungkapnya saat ditemui Jum'at (8/10/2021).

Ia mengakui, sempat ada keterlambatan stok vaksin Covid-19 beberapa waktu lalu hingga 10 hari. Hal itu turut menghambat proses pemberian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Batang.

Politisi Golkar itu menyebut capaian vaksinasi Covid-19 baru mencapai 28,6 persen. Pihaknya menargetkan serapan vaksinasi 50 persen dari jumlah sasaran 622 ribu.

Saat ini jumlah vaksinasi Covid-19, tiap hari di Kabupaten Batang satu persen atau setara 6.000-an. "Saya yakin bisa, karena masih ada waktu 22 hari di bulan ini, kalau satu hari satu persen capainya bisa malah bisa 60 persen," tandasnya. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: