Dua Sungai Meluap
"Tadi saya sudah perintahkan PU untuk menerjunkan alat berat ke sana. Mungkin kita geser yang di Petung lah satu ke Lebakbarang," katanya.
Diakuinya, ada beberapa titik longsor di Petungkriyono yang cukup parah, terutama di Sokokembang dan Tinalum. Pihaknya akan melakukan penghitungan tingkat kerusakan dan penanganannya, serta besaran anggaran yang dibutuhkan. "Memang luar biasa longsor dan kerusakannya," katanya.
Disinggung apakah akan dibangun jembatan baru dengan mengikuti alur sungai yang baru terbentuk, Sekda tak menampik kemungkinan itu ada. "Besok akan kita hitung secara teknis dengan PU. Besok kita akan rumuskan opsi-opsi apa yang akan kita gunakan. Dengan kondisi seperti ini kemungkinan kita akan gunakan opsi DTT. Kita akan pastikan dulu penanganan daruratnya agar bisa dilewati masyarakat," ujarnya.
Apakah ada kemungkinan penambahan alat berat yang akan disiagakan di kecamatan rawan bencana longsor, ia mengatakan pemda kedepan akan mengupayakan hal itu. Bahkan, tidak hanya alat berat saja tapi alat transportasi untuk mobilisasi ke daerah atas juga diperlukan.
"Kita akan tempatkan satu alat berat di wilayah daerah atas untuk standby di sana. Insya Allah di perubahan anggaran ini akan kita anggarkan," katanya. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
