banner honda Juli 2026

Harga Cabai Anjlok Hingga 50 Persen

Harga Cabai Anjlok Hingga 50 Persen

*Diduga Karena Terhambatnya Distribusi Selama PPKM

BATANG - Pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus berlanjut ternyata ikut berdampak harga komoditas bumbu dapur seperti capai berbagai jenis. Harganya bahkan anjlok lebih dari 50 persen, yakni dari semula Rp 30 - Rp 50 ribu menjadi Rp 15-Rp 20 ribu per kilogramnya. Penurunan harga ini disinyalir karena melimpahnya stok lantaran distribusi ke luar kota terhambat PPKM.

Hal ini seperti disampaikan salah satu pedagang, Makrusinah. Ia menyebut harga cabai turun lantaran dari tempat langganannya menjual dengan harga murah dan stoknya yang banyak.

"Stoknya banyak jadi lebih murah. Karena kulakannya murah saya juga jual murah. Yang merah sama rawit sama Rp20 ribu per kilonya. Kalau yang cabai setan sekitar Rp35-40 ribu per kilonya. Normalnya sekitar 50-60 ribuan," jelasnya.

Hal serupa juga dituturkan pedagang cabai lainnya, Karanah. Wanita asal Kedungmiri ini mengaminkam bahwa harga cabai turun lantaran banyaknya stok. Apalagi di tengah PPKM konsumsi cabai menurun lantaran banyaknya UMKM yang tidak berjualan.

"Karena PPKM jarang yang jualan. Itu pedagang di alun-alun kan pada tutup. Jadi yang beli cabai juga lebih sedikit. Apalagi banyak yang pada di rumah aja, takut untuk belanja, apalagi ke pasar," jelasnya.

Untuk harga cabai merah dan cabai rawit ia jual dengan harga Rp16 ribu per kilonya. Sementara untuk harga cabai setan sekitar Rp30 ribu per kilonya. Karanah juga tidak bisa memprediksi, kapan harga cabai akan naik atau kembali ke harga normal. (nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: