Optimis, Pekan Ini 50% Vaksinasi Tercapai
BATANG - Antusiasme masyarakat untuk vaksinasi menunjukkan tren positif. Salah satunya terlihat dalam vaksinasi yang dilaksanakan di area Minggon Jatinan Hutan Kota Rajawali Batang, Minggu (7/11/2021). Hal ini membuat Dinkes Batang optimis capaian vaksinasi bisa menyentuh angka 50 persen pekan ini.
"Awalnya kami pesimis terkait vaksinasi di Minggon Jatinan ini. Melihat antuasiasme masyarakat yang bagus, kami juga ke depan berencana untuk merutinkan kegiatan vaksinasi di sini. Dan kami juga optimis target vaksinasi bisa tercapai 50 persen di pekan ini. Asalkan cuacanya mendukung," jelas Kepala Dinkes Batang, dr Didiet Wisnuhardanto saat diwawancarai, Minggu (7/11/2021).
Dijelaskan, saat ini capaian vaksinasi di Batang untuk dosis 1 sudah mencapai 38,74 persen. Sedangkan untuk lansia sudah ada pada kisaran 33 persen. Jika cuaca mendukung, pihaknya optimis target vaksinasi 50 dapat segera direalisasikan.
Kepala Bidang Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yuli Suryandaru menjelaskan, kegiatan ini memang dilakukan sesuai dengan instruksi Bupati maupun didukung Ketua TP PKK Batang. Untuk pelaksanaan kali ini pihaknya menyiapkan 300 dosis vaksin sinovac.
"Sebenarnya kami sudah siap Minggu lalu. Hanya saja dari panitia Minggon Jatinan belum menyiapkan tempat. Sehingga kami baru mulai Minggu ini. Minggu depan masih akan ada vaksinasi di sini, jika antusiasme masyarakat naik, maka akan kami rutinkan. Jika tidak maka kami akan cari alternatif lain untuk mendukung percepatan vaksinasi," jelasnya.
Direktur Madrasah Bisnis, Nur Rohman Assayidi selaku pengelola Minggon Jatinan, mengapresiasi upaya vaksinasi yang dicanangkan Pemkab. Hal ini dilakukan Pemkab sebagai upaya pencepatan vaksinasi sekaligus untuk meminimalisir terjadinya klaster Covid-19 di Minggon Jatinan.
"Alhamdulillah, dengan adanya dari Pemkab dan Dinkes Batang kami sangat apresiasi dengan adanya Vaksinasi ini. Semoga ke depannya dengan banyak massa di sini bisa turut mendukung upaya percepatan vaksinasi di Batang. Kami pun dalam pelaksanaan Minggon Jatinan tetap menerapkan disiplin Prokes. Sehingga dapat meminimalisir adanya klaster baru Covid-19," pungkasnya. (nov)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
