banner honda Juli 2026

Pengelola Perpusdes Dibekali Kemampuan Administrasi

Pengelola Perpusdes Dibekali Kemampuan Administrasi

BATANG - Kegiatan perpustakaan dan penumbuh literasi sudah mulai membumi di desa-desa Kabupaten Batang. Dan hingga kini sudah ada 48 Perpusdes yang sudah didirikan.

Meski sudah berkegiatan secara aktif, rupanya belum banyak pengelola yang paham terkait administrasi perpustakaan. Oleh karenanya, Disperpuska Batang aktif menggelar pembinaan. Salah satunya dengan kegiatan Bimtek Pengelola Perpusdes yang digelar 29-30 Maret 2022 di Aula SMKN 1 Kandeman.

"Bimtek ini sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan. Karena tidak semuanya dari mereka memiliki kompetensi terkaid admistrasi Perpustakaan. Apalagi ada juga Perpusdes yang baru berdiri, dan ada juga Pengelola Beru yang reorganisasi, sehingga masih butuh pembinaan," ujar Kepala bidang Perpustakaan Disperpuska Batang, Satriyo Rah Wicaksono didampingi Pustakawan Muda Disperpuska Batang, Wahyu Riswati.

Dalam bimtek ini para peserta diberikan aneka materi yang disampaikan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng dan Disperpuska Batang. Materi meliputi administrasi perpustakaan, Pelaporan online melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM), Automasi Perpustakaan, pengolahan bahan pustaka, strategi dan promosi perpustakaan, dan layanan perpustakaan.

Pihaknya berharap setelah dibekali pengelola perpustakaan dapat semakin terampil. Ia pun berharap Pemdes dapat memberikan insentif tambahan untuk mengapresiasi pengelola Perpusdes yang sudah sukarela menggalakkan kegiatan literasi.

"Di Disperpuska kami melakukan hal-hal yang bersifat pembinaan seperti kegiatan ini. Sehingga kami harap Pemdes bisa memberikan apresiasi kepada pengelola Perpusdes dengan adanya insentif. Sehingga para pengelola lebih bersemangat dalam menggalakkan kegiatan literasi di Perpusdes," harapnya.

Dalam kesempatan ini turut hadir pula Ketua Komisi B DPRD Batang, Suudi. Pihaknya juga mengapresiasi atas keaktifan pengelola Perpusdes yang telah menghidupkan kegiatan literasi di desa masing-masing.

"Kami apresiasi semangat pengelola dalam mendukung program literasi di desa masing-masing. Kami dari DPRD akan lebih berkomitmen serta turut memperhatikan perpustakaan kabupaten dan perpustakaan desa," ujarnya. (nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: