banner honda Juli 2026

Tahun Depan, RSI Muhammadiyah Ditarget Beroperasi

Tahun Depan, RSI Muhammadiyah Ditarget Beroperasi

BATANG - Sempat terhenti karena pandemi Covid-19, aktivitas pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Batang dipastikan segera dilanjutkan kembali. Fasilitas layanan kesehatan dengan kebutuhan Rencana Anggaran Biaya (RAB) hingga Rp 40 miliar itu akan ditanggung rentang seluruh warga persyarikatan melalui gerakan infak Rp 1.000 per hari.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Batang, Suwanto menyatakan, sedianya sesuai amanat Musda, RSI Muhammadiyah sudah selesai dibangun dan bisa beroperasi sejak tahun lalu. Namun karena pandemi Covid-19, aktivitas pembangunan pun dihentikan sementara.

"Karena sesuai instruksi Pimpinan Pusat, Muhammadiyah harus fokus membantu menangani pandemi. Tetapi alhamdulillah seiring perkembangan Covid-19 yang mulai terkendali, maka insya Allah pembangunan RSI Muhammadiyah segera dilanjut kembali," ungkap Suwanto saat ditemui di kantornya, Bagian Perekonomian Setda Batang, belum lama ini.

Ia mengatakan, untuk progres pembangunan fisik RSI Muhammadiyah Batang saat ini baru mencapai 50 persen. Meski begitu, pihaknya tetap menargetkan tahun depan sudah bisa beroperasi.

Pembangunan RSI Muhammadiyah Batang merupakan hasil keputusan Musda Muhammadiyah periode muktamar 47, tahun 2016 silam. Adapun sesuai perencanaan, total kebutuhan anggaran untuk pembangunan fisik rumah sakit ini berada di kisaran Rp 40 miliar.

"Sekarang kami mulai menggalakkan lagi gerakan infak 1.000 untuk RSI. Jadi warga Muhammadiyah setiap hari berinfak Rp 1.000 yang diniatkan untuk pembangunan rumah sakit," tuturnya.

Suwanto menuturkan, selain infak jariyah, pihaknya juga akan mengefektifkan sumber pembangunan dari donatur lainnya. Infak untuk pembangunan masjid bisa disalurkan melalui Lazismu.

Tarom, seorang warga kelurahan Kauman, berharap RSI Muhammadiyah Batang bisa segera rampung. Dengan begitu, ada tambahan fasilitas kesehatan untuk warga Kabupaten Batang.
"Saya yakin bisa cepat selesai pembangunannya. Harapan saya nanti juga bisa untuk pasien pengguna BPJS Kesehatan," tuturnya. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: