Dirgahayu Batang Atas
iklan banner Honda atas

Percepatan, Batang Gaspol Vaksinasi

Percepatan, Batang Gaspol Vaksinasi

*Targetkan 6 Ribu Suntikan per Hari

BATANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mengklaim mampu menambah capaian vaksinasi Covid-19 sebanyak satu persen dari total sasaran setiap harinya. Menyusul, akhir bulan Oktober realisasi vaksinasi ditargetkan sudah harus mencapai 50 persen, untuk menurunkan status PPKM Level 3 ke level 2.

"Insya Allah kami mampu satu persen satu hari. Di mana dalam setiap capaian satu persen, sebanding dengan 6 ribu suntikan vaksin. Artinya, setiap hari harus ada 6 ribu masyarakat yang mendapatkan vaksinasi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Didiet Wisnuhardanto, Rabu (6/10/2021).

Adapun, kata Didiet, saat ini capaian vaksinasi Kabupaten Batang masih di angka 28,66 persen. Oleh karenanya, Pemkab Batang harus mengejar kekurangan 21,4 persen pemberian vaksinasi dosis pertama, untuk mencapai target 50 persen di akhir Oktober 2021 nanti.

"Iya, jadi kalau dalam setiap satu persen itu ada 6 ribu orang yang disuntik vaksin, maka artinya harus ada stok vaksin sebanyak 120 ribuan dosis untuk mengejar kekurangan 21,4 persen itu," ungkap Didiet.

Didiet menegaskan, bahwa target itu dapat dicapai apabila stok vaksin dapat terpenuhi. "Intinya kami mampu kalau ada stok vaksinnya, kami akan genjot satu persen satu hari. Karena saat ini saja stok vaksin yang tersedia masih tersisa 18 ribu, dan dalam minggu ini habis. Namun saya sudah minta ke Pak Bupati untuk menambah stok vaksin lagi," katanya.

Didiet pun menegaskan, jika stok vaksin mencukupi, maka pihaknya akan menambah jam operasional pelayanan vaksinasi bagi masyarakat umum di wilayahnya. "PSC 119 bisa membuka layanan vaksinasi pada pagi dan sore hari kalau stok vaksinnya sendiri ada," tegasnya.

Dijelaskan juga oleh dia, bahwa Dinkes telah melakukan penambahan jumlah petugas vaksinator pada setiap Puskesmas di Kabupaten Batang. "Jadi saat ini petugas vaksinator setiap Puskesmas sudah bertambah, jadi minimal tim vaksinator di Puskesmas ada dua sampai tiga, di mana dalam satu tim vaksinator mencapai 8-10 orang, yang bisa melayani 200-250 orang," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Batang, Wihaji mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk terus memenuhi ketersediaan stok vaksin agar dapat melayani masyarakat. "Iya, jika memang dalam minggu ini stok vaksin kita habis, maka saya secara resmi akan menghubungi Pak Gubernur untuk meminta stok vaksin lagi. Sebab, Pak Gubernur pernah bilang, kalau stok vaksin habis maka daerah diminta langsung koordinasi," tandasnya. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: