Jateng On The Spot Ajak Masyarakat Wisata Aman
BATANG - Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng gencar mempromosikan wisata Jateng melalui Jateng On the Spot (JOTS) 2021. Tak hanya sekadar berwisata, JOTS turut mengajak wisatawan untuk berwisata aman, baik dari daya tarik wisata, ataupun dari para pengunjung sendiri.
Menggandeng Komunitas Ruang Sandi, Genpi dan Kontributor Visit Jateng, JOTS kali ini menjelajah berbagai wisata unggulan Kabupaten Batang, Kamis (30/9/2021). Para peserta diajak mengeksplor Agrowisata Pagilaran, Forest Kopi dan juga kawasan wisata Sigandu.
Kasi Pengembangan Pasar Bidang Pemasaran Pariwisata Disporapar Jateng, Tanti Apriyani menjelaskan, jika JOTS ini tidak hanya untuk mempromosikan wisata. Tetapi juga untuk mengedukasi pengujung agar berwisata aman dan menjadi wisatawan yang berkualitas. Dimana tak hanya sekadar berwisata tetapi mereka juga bisa mematuhi Prokes dan persyaratan untuk berwisata.
"Kami tidak hanya sekadar ingin mempromosikan, tetapi kami ingin masyakarat teredukasi. Jika aman untuk berwisata di Jateng. Tetapi tentunya perlu dibarengi dengan upaya keamanan dari kualitas wisatawan sendiri. Seperti dengan sudah menerapkan prokes, sudah vaksinasi dan lainnya," imbuhnya.
Tak hanya di Batang, program JOTS 2021 ini juga dilakukan di beberapa kota kabupaten lain di Jawa Tengah. Seperti Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Jepara, Kabupaten Demak dan lainnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pariwisata Jateng di tengah pandemi Covid-19.
Sekretaris Disparpora Batang, Suprayitno menjelaskan, beberapa spot yang dijelajahi ini merupakan wisata unggulan di Batang. Selain itu pihaknya kini juga mengembangkan potensi wisata Empat Si untuk mendukung program Visit Batang Year 2022, meliputi Sikembang, Silurah, Sigandu dan juga Sikuping. Dengan adanya JOTS ini pihaknya ingin menunjukkan sisi Kabupaten Batang yang memiliki berbagai potensi wisata, dari gunung hingga lautan.
"Di Batang tidak hanya ada pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang dan PLTU Batang terbesar di Asia Tenggara. Tetapi kami juga memiliki aneka potensi wisata. Seperti yang Pak Bupati bilang, pariwisata Batang itu palugada, apa yang lu mau gua ada. Dimana kita memiliki spot wisata baik di pegunungan, sawah, wisata budaya, maupun wisata di daerah laut atau pesisir," ujar lelaki yang akrab disapa Nano ini.
Pihaknya pun menjelaskan, jika Kabupaten Batang sudah memasuki level 2. Dimana Kegiatan Pariwisata sudah mulai aktif kembali dengan pembatasan. Pihaknya pun sudah melakukan simulasi dan berbagai rangkaian kegiatan untuk memastikan penerapan prokes.
Salah satu peserta JOTS, Amir tidak menyangka jika Kabupaten Batang memiliki aneka potensi wisata. Mulai dari kebun teh Pagilaran, wisata kafe kekinian dan wisata pantai serta taman safari.
"Jujur tidak menyangka jika di Kabupaten Batang ada banyak aneka wisata seperti ini. Tadi belajar proses pembuatan teh di Pagilaran sembari menjelajah perkebunan teh dan terakhir ke Batang Dolphin Center. Sejauh ini protokol kesehatan yang dilakukan di sini sesuai Prokes sehingga lebih aman berwisata di sini," pungkas peserta JOTS asal Salatiga ini. (nov)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
