Jelang Nataru, Harga Beras di Pasar Batang Naik dan Telur Turun
BATANG - Jelang Natal dan tahun baru, harga sejumlah bahan pangan di beberapa pasar yang ada di Kabupaten Batang ada yang mengalami kenaikan, namun ada juga yang turun.
Hal itu diketahui saat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Batang, Selasa (20/10/2022).
Perwakilan Tim TPID, Endang Rakhmawati mengungkapkan, dari hasil pemantauan harga pangan yang mengalami penurunan yaitu telur. Semula harganya Rp28 ribu per kilogram, namun saat ini turun menjadi Rp27 ribu tiap kilogramnya.
"Untuk harga harga daging ayam stabil di kisaran Rp37 Ribu, sedangkan daging sapi di kisaran Rp120 Ribuan. Sedangkan minyak curah berada di kisaran Rp16 Ribu per kilogram dan minyak kita Rp14 Ribu per liter," jelas Endang.
Endang menyebut bahwa hingga saat ini stok pangan di Batang aman dan harga masih terkendali. Meskipun ada sejumlah bahan pangan yang mengalami kenaikan.
"Untuk semua komoditas penunjang inflasi yang dijual di pasar Batang masih aman. Sedangkan untuk harganya masih terkendali, meskipun ada beberapa bahan kebutuhan yang naik, namun ada juga yang turun," jelas Endang disela-sela pemantauan di Pasar Batang.
Lebih lanjut dijelaskan, untuk harga bahan kebutuhan pokok seperti mengalami kenaikan. Beras medium saat ini harganya sekitar Rp11 Ribu per kilogram, sedangkan biasanya hanya dikisaran Rp9 ribu.
"Untuk beras, kami akan langsung berkoordinasi dengan Bulog. Sehingga nantinya ada penyaluran langsung ke masyarakat guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga," tandas Endang.
Salah satu pedagang di pasar Batang, Anwar Rozikin membenarkan jika saat ini komoditas beras mengalami kenaikan. Dikatakannya biasanya beras berada di kisaran Rp9200-Rp9400 per kilogram. Dimana jika eceran ia jual sekitar Rp10 Ribu per kilogram.
"Untuk beras sendiri harga dari pemasok saat ini sudah sekitar Rp11 Ribu. Jadi paling enggak kalau yang medium kami jual sekitar Rp12 Ribu. Sedangkan untuk stoknya sendiri, insyaallah masih aman," tutup Anwar. (don)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

