Klub Persibat Ditawarkan ke Investor
*Sejak Pandemi, Manajemen Sudah Bubarkan Tim
BATANG - Persatuan Sepakbola Indonesia Batang (Persibat) masih didera permasalahan pelik. Pengurus Persibat kini angkat tangan mengurusi manajemen di masa pandemi Covid-19 yang belum usai.
Ketua Umum Persibat, Danang Aji Saputra pun menawarkan saham klubnya ke para investor. Langkah itu diambil agar Persibat bisa kembali merumput di lapangan.
"Kami persilakan bagi investor yang berminat mengambil alih klub banteng alas roban. Kami akan melepasnya," ujar Danang saat ditemui, Kamis (17/6/2021).
Ia mengungkapkan, sejak pandemi Covid-19, pihaknya sudah membubarkan tim. Pembubaran tim dilakukan karena tidak ada kejelasan kompetisi liga dari PSSI.
Penghentian kompetisi membuat manajemen PT Persibat terpukul. Tidak ada pemasukan untuk membiayai tim selama pandemi dan jalannya kompetisi ke depan.
"Liga tidak berjalan, hingga kini tidak ada pemasukan. Kami cukup menyayangkan, hingga saat ini tidak ada kejelasan berjalannya liga tiga dari PSSI," imbuhnya.
Sebelumnya, tim Persibat harus terdegradasi dari kompetisi Liga 2 Indonesia tahun 2019. Klub itu hanya menempati peringkat ke-10 grup Wilayah Barat Liga 2.
Saat ini Persibat terpaksa harus menghuni Liga 3. Musim liga tersebut belum dimulai sejak awal pandemi. Danang pun berharap banteng alas roban bisa kembali promosi ke Liga 2.
"Harapan saya Persibat Batang bisa kembali berlaga di Liga 2 usai degradasi tahun 2019," tukasnya.
Pemerhati Sepak Bola, Syam Manohara menyayangkan keputusan yang diambil manajemen Persibat, untuk menjual klub kebanggaan warga Batang tersebut.
"Sebetulnya sayang kalau dilepas. Namun saya memahami posisi manajemen Persibat seperti sekarang ini, mereka tengah mengalami kesulitan keuangan. Apalagi di era sekarang, penganggaran APBD tidak bisa diandalkan," katanya.
Syam berpendapat, apabila keputusan manajemen untuk menjual klub Persibat sudah bulat, maka ia berharap agar nama Persibat dapat tetap tercantum dan home base tetap berada di Batang.
"Kalau mau dilepas, sebisa mungkin tetap home base di Batang. Kemudian nama Persibatnya harus tetap tercantum dan juga harus ada muatan lokalnya dari Batang," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
