Dirgahayu Batang Atas
iklan banner Honda atas

Makin Dipercaya, Lazismu Batang Raih Predikat WTP

Makin Dipercaya, Lazismu Batang Raih Predikat WTP

BATANG - Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) kembali mampu menunjukkan kinerja pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Terbukti, tahun ini Lazismu lagi-lagi menyabet predikat Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) atas hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun 2019.

Hasil pemeriksaan laporan keuangan tersebut diumumkan baru-baru ini oleh Badan Pengurus Lazismu Jawa Tengah. Adapun pemeriksaan laporan keuangan dilakukan secara profesional dengan menggandeng Kantor Akuntan Publik (KAP) AR. Utomo dengan menggunakan standar PSAK 109.

"Alhamdulillah, kami tidak ingin menyebut kinerja kami telah amanah dan profesional. Tetapi paling tidak ada lembaga kredibel yang menilai kinerja laporan keuangan Lazismu Batang dan memberikan kami predikat WTP," ungkap Direktur Lazismu Batang, Muntoro Abdurrahman, Ahad (19/9/2021).

Menurut Muntoro, di tengah menjamurnya lembaga amil di Indonesia saat ini, Lazismu Batang justru semakin termotivasi untuk menjaga dan meningkatkan kinerja keuangannya. Bagi lembaga amil ZIS, kualitas terpenting adalah pada visi dan amanah.

"Apalagi yang kita kelola adalah dana umat, entah itu zakat, infaq, shodaqoh atau mungkin wakaf, maka trust menjadi kunci penting. Kita harus memastikan bahwa kinerja keuangan kami bisa dipercaya, karenanya harus transparan dan akuntabel. Dan predikat ini adalah sebuah capaian kinerja yang dinilai bukan oleh kami, melainkan lembaga akuntan publik terpercaya," jelas Muntoro.

Ditambahkan Muntoro, untuk mengurus dana ZIS miliaran rupiah, manajemen lillai ta'ala tidaklah cukup. Lebih dari itu, harus ditopang dengan manajemen administrasi yang handal. "Sebab ketika ada kesalahan, risikonya bukan hanya penjara, melainkan terutama hukum akhirat. Semoga predikat WTP ini bisa menjadikan kami semakin bekerja profesional dan amanah, sehingga trust akan muncul dengan sendirinya," pungkasnya. (sef)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: