iklan banner Honda atas

Malam Pergantian Tahun, Bupati Batang 'Undang' Gus Miftah

Malam Pergantian Tahun, Bupati Batang 'Undang' Gus Miftah

BATANG - Menyambut pergantian tahun, Bupati Batang, Wihaji akan 'mengundang' Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah. Ulama asal Yogyakarta tersebut telah menyatakan kesanggupannya, untuk memberikan tausiyah pada malam pergantian tahun.

"Kita undang Gus Miftah untuk mengisi pengajian pada malam tahun baru. Dan beliau sudah menyatakan kesediaanya, Namun, pengajiannya dilakukan secara virtual melalui melalui channel Batang TV," ungkap Bupati Wihaji usai Upacara Gelar Pasukan Pengamanan Natal dan Tahun Baru, di Mapolres setempat, Senin (21/12/2020).

Bupati Wihaji menjelaskan, Gus Miftah sendiri pada saat malam pergantian tahun sedang melaksanakan Umroh di tanah suci. Namun beliau sudah setuju untuk memberikan tausiyah secara virual.

"Jika ingin mengikuti pengajian bersama Gus Miftah, bisa mengikutinya via streaming di channel Batang TV," lanjut Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta warga Batang agar tidak merayakan tahun baru dengan menggelar acara yang bisa menimbulkan kerumunan orang banyak. Untuk itu, pihak Pemkab sendiri sudah mengeluarkan surat edaran larangan perayaan tahun baru. Jika ada yang masih nekat, pihaknya bersama aparat akan melakukan pembubaran.

"Saya harapkan warga di rumah saja saat malam pergantian tahun, karena situasi saat ini penyebaran Covid-19 masih terus terjadi di Kabupaten Batang. Bahkan positif harian mencapai 40 orang, dan itu termasuk cukup tinggi," jelas Wihaji.

Di sisi lain, untuk pengamanan Natal dan Tahun Batu, Polres Batang mengerahkan 260 personel yang akan terlibat dalam operasi Lilin Candi 2020. "Selain dari kepolisian, personil pengamanan juga berasal dari TNI hingga satpol PP, sehingga jumlah totalnya mencapai 300 personil lebih. Disamping itu juga ada tambahan dari elemen masyarakat, seperti Ansor dan sebagainya," beber Kapolres Batang, Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka.

Kapolres menambahkan, ada 30 gereja di Batang yang akan diamankan. Sebagian gereja tersebut ada sebagian yang akan melaksanakan ibadah secara virtual, nemain tetap akan mendapat pengamanan dari petugas.

"Kita juga menyiapkan dua posko di rest area dan posko utama di alun-alun Batang. Untuk pelaksanaan pengamanan sendiri kita kedepankan humanis profesional proposional dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19," tandas Kapolres. (don)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: