100 Hektar Sawah Dekat PLTU Terendam Rob
*Diduga Karena Dampak Cuaca
BATANG - Sekitar 100 hektar sawah yang berdekatan dengan PLTU 2x1000 MW, tepatnya di Desa Kenconorejo, Kecamatan Tulis, terendam rob. Namun rob tersebut diketahui bukanlah dampak dari aktivitas pembangunan dermaga pembangkit listrik tenaga uap yang menjorok ke laut sejauh 2 kilomter.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, Achmad Handy Hakim, saat ditemui di kantornya, Kamis (12/8/2021).
"Kebetulan lokasinya berdekatan dengan PLTU, tapi kita tidak bisa menjustifikasi kejadian itu akibat dampak pembangunan PLTU. Karena hasil kajian dengan BPBD, Dinas Pertanian Bapelitbang dan Dislutkanak, air laut yang masuk ke lahan pertanian diakibatkan karena cuaca," terangnya.
Handy Hakim juga menyebutkan, berdasarkan cerita warga setempat memang air rob selama ini belum pernah masuk ke lahan pertanian mereka. "Hasil kajian kami di lapangan dermaga PLTU dampaknya tidak masif, walupun menjorok 2 kilomter ke laut karena bangunan dermaganya itu berongga rongga sehingga kemungkinanya sangat kecil," ungkap Handy.
Alumni STPDN itu juga mengatakan, dari hasil koordinasi PLTU kalau seandainya terbukti dampak dari pembangunan dermaga, pihak PLTU siap membangun penahan gelombang dengan menggunakan bronjong dan beton. "Di dalam dokumen UKL UPL PLTU ada kewajiban untuk membangun penahan gelombang, ini jika terbukti, tapi ini tidak. ini karena cuaca," jelasnya. (don)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
