banner honda Juli 2026

Tertimpa Longsor, Dua Rumah Rusak Parah

Tertimpa Longsor, Dua Rumah Rusak Parah

BATANG - Akibat tergerus hujan lebat, sebuah tebing di Dusun Pacet Lama, Desa Pacet, Kecamatan Reban mengalami longsor dan menimpa dua unit bangunan rumah yang berada di bawahnya.

Hal itu di benarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Ulul Azmi. Ia mengatakan, peristiwa tanah longsor itu terjadi pada Jumat (21/10/2022) sekitar pukul 13.30 WIB.

"Iya, material longsoran tebing menimpa bagian dapur dan kamar mandi rumah milik Bapak Rohman dan Bapak Wahono yang ada di Rt 06 Rw 02. Kondisinya cukup parah," ungkap Ulul, saat dihubungi via ponsel pada Minggu (23/10/2022).

Ulul Azmi mengatakan, bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tanah longsor itu, namun kerugian materiil dihitung mencapai Rp20 juta.

Adapun atas kejadian tersebut, lanjut Ulul, perangkat desa setempat dibantu warga gotong royong membersihkan sisa material longsor yang menimbun bangunan rumah.

"Kemarin dari BPBD Batang juga sudah meninjau lokasi longsor, dan sedikit memberikan bantuan logistik untuk warga yang rumahnya tertimpa tanah longsor," terang Ulul.

Menurutnya, meski kasus bencana di wilayah Kabupaten Batang belum sampai menimbulkan korban jiwa, pihaknya minta pada warga tetap siaga bencana.

"Bencana alam itu memang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Akan tetapi kesiapsiagaan bencana harus tetap ditingkatkan karena kini sudah memasuki musim hujan," katanya.

Ulul mengatakan, bahwa wilayah Kabupaten Batang memiliki beberapa wilayah rawan tanah longsor, banjir, dan puting beliung.

Bencana longsor, kata dia, berada di wilayah atas seperti Wonotunggal, Bandar, Reban, Blado, Tersono, Limpung, dan Bawang. Sedang untuk rawan banjir dan puting beliung, seperti di Kecamatan Batang, Warungasem, dan Kandeman.

"Kami mengimbau warga yang berada di wilayah atas agar mengidentifikasi lokasi rawan longsor. Apabila ditemukan retakan tanah, kami minta mereka menutup retakan itu dengan tanah liat," katanya.

Ulul Azmi menambahkan, Pemkab Batang telah mengalokasikan dana tak terduga sebesar Rp10 miliar untuk penanganan bencana. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: