banner honda Juli 2026

18 Ternak Mati Akibat PMK

18 Ternak Mati Akibat PMK

PECALUNGAN - Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Batang terus menggencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke sejumlah wilayah zona hijau. Upaya itu dilakukan sebagai pencegahan, mengingat kasus PMK sejauh ini telah mengakibatkan matinya 18 ternak.

Kegiatan vaksinasi juga dilakukan dengan jemput bola ke beberapa tempat pemeliharaan sapi yang ada di Kabupaten Batang. Salah satunya seperti kegiatan blusukan ke Desa Selokarto dan Desa Pretek Kecamatan Pecalungan, Senin (25/7/2022).

Subkoordinator Produksi dan Perbibitan Ternak Dislutkanak Batang, Suwarno menjelaskan, kemarin pihaknya menerjunkan tiga tim. Tim-tim ini blusukan ke daerah zona hijau PMK untuk melakukan vaksinasi.

"Untuk sasaran hari ini kami ada sekitar 300 dosis vaksin. Masing-masing timnya ditarget 100 dosis vaksin. Sebelumnya kami koordinasi dulu ke daerah-daerah yang masuk zona hijau, untuk dilakukan vaksinasi PMK," ujar Suwarno.

Sementara Subkoordinator Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dislutkanak Batang, Ambar Puspitaningsih menambahkan, untuk tahap pertama pihaknya sudah menyelesaikan sekitar 3.000 dosis vaksin. Untuk tahap dua ini pihaknya sudah melaksanakan 900 dari target 2.000 vaksin.

"Kendalanya banyak di lapangan karena kami memang nyari di daerah yang masih nol kasus PMK. Sehingga kalau ada kasus PMKnya, desa tersebut belum bisa divaksinasi, harus menunggu hingga sembuh dan jadi zona hijau," imbuh Ambar.

Hingga saat ini di Batang sudah ada sekitar 1.200 kasus PMK. Untuk angka kesembuhan sendiri mencapai 500-600 ternak. Sementara untuk angka kematian sekitar 18 ekor.

Salah satu peternak, Wastuni, mengaku senang ternaknya telah divaksinasi oleh Dislutkanak Batang. Dikatakannya, meski ada wabah PMK, namun di sekitar tempat tinggalnya belum ada sapi-sapi yang terpapar PMK.

"Alhamdulillah, sapi-sapinya sudah divaksinasi. Semoga bisa terhindar dari PMK. Selama ini di sini belum ada yang kena penyakit itu. Semoga jangan ada yang kena. Dan sapinya sehat-sehat semua," pungkasnya. (nov)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: