banner honda Juli 2026

2022, Anggaran Program RTLH Turun Drastis

2022, Anggaran Program RTLH Turun Drastis

*Terimbas Kebijakan Refocusing

BATANG - Program bedah rumah yang digulirkan oleh Pemkab Batang pada tahun 2022 akan mengalami penurunan cukup signifikan. Untuk tahun depan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Batang hanya mengalokasikan sebanyak 330 unit rumah tidak layak huni (RTLH) untuk dibedah.

Bupati Batang, Wihaji, pun membenarkan hal itu. Ia mengatakan, bahwa memang ada penurunan jumlah alokasi anggaran untuk program RTLH tahun anggaran 2022, dibanding tahun sebelumnya.

"Ada bantuan untuk RTLH pada 2022 sebesar Rp3 miliar. Angka itu di bawah tahun sebelumnya yang mencapai Rp10 miliar," tuturnya, Rabu (29/12/2021).

Ia menyebut, penurunan anggaran RTLH karena masih terkena refocusing menyusul masih adanya pengarusutamaan anggaran untuk penanganan dampak pandemi Covid-19, termasuk pemulihan ekonomi. Hal itu menjadi alasan utama penurunan anggaran itu.

Wihaji menyebut untuk biaya renovasi RTLH, pihaknya menganggarkan masing-masing rumah Rp12,5 juta dari pos APBD. Angka itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp10 juta per rumah.

Terpisah, Sekretaris DPRKP Kabupaten Batang, Nur Haryanto merinci, sepanjang 2021 alokasi RTLH dari berbagai sumber dana. Antara lain APBD di tahun 2021 sejumlah 324 unit rumah.

"Kemudian dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 115 unit rumah dan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 201 unit rumah," jelasnya.

Untuk anggaran RTLH dari DAK dan BSPS Kementerian PUPR senilai Rp20 juta per unit rumah. Sedang dari APBD Rp12,5 juta per unit rumah.

Pada 2022, anggaran RTLH APBD Kabupaten Batang untuk 305 unit rumah dengan anggaran per rumah Rp12,5 juta. Lalu program dari APBN melaui DAK ada 25 unit rumah nilainya Rp40 juta yang terbagi dari dua sumber APBD dan APBN. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: