banner honda Juli 2026

2023, APBD Fokus Pemulihan Sosial Ekonomi

2023, APBD Fokus Pemulihan Sosial Ekonomi

*Pj Bupati Serahkan KUA-PPAS 2023

BATANG - Rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2023 resmi diserahkan oleh Pj Bupati kepada Ketua DPRD Batang dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (14/7/2022).

Ketua DPRD Kabupaten Batang, Maulana Yusup mengatakan, pihaknya telah menerima KUA-PPAS tahun 2023 dari Pemkab Batang untuk dibahas ke tingkat selanjutnya.

"Kami akan segera agendakan untuk pembahasan program dan realisasi pembangunan yang ingin dilaksanakan. Termasuk upaya peningkatan pendapatan asli daerah," ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa pada penyusunan KUA-PPAS tahun 2023, pihaknya berpedoman pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Batang tahun 2023.

Adapun RKPD Kabupaten Batang tahun 2023 mengusung tema percepatan pemulihan sosial dan ekonomi, berbasis keunggulan SDM berkualitas melalui optimalisasi sektor industri serta peningkatan kemandirian keuangan daerah.

"Dalam penyusunan KUA-PPAS tahun 2023 ini telah dituangkan sinergitas dan penyelarasan antara kebijakan pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Sehingga diharapkan sinkronisasi ini dapat menghasilkan kebijakan yang lebih fokus dan terarah dalam peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dikatakan Lani, bahwa kebijakan umum APBD tahun 2023 di bidang pendapatan adalah optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dengan meningkatkan kualitas SDM aparatur dan membangun sistem dan prosedur pelayanan serta penyesuaian tarif dasar pengenaan pajak.

"Sedang untuk belanja difokuskan pada pemulihan ekonomi dan penanganan masalah sosial akibat pandemi Covid-19 serta peningkatan infrastruktur. Adapun untuk sektor pembiayaan dialokasikan untuk penyertaan modal daerah," terangnya.

Adapun gambaran secara umum rancangan KUA-PPAS tahun 2023 adalah sebagai berikut, pendapatan sebesar Rp1.804.420.436.349,00, belanja sebesar Rp1.854.633.105.303,00, dan defisit sebesar Rp50.212.668.954,00.

Penerimaan pembiayaan sebesar Rp60.212.668.954,00, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp10.000.000.000,00, dan surplus pembiayaan sebesar Rp50.212.668.954,00 yang digunakan untuk menutup defisit.

"Semoga pembahasan KUA-PPAS tahun 2023 selanjutnya di tingkat Badan Anggaran dan Komisi DPRD nanti dapat berjalan lancar, sesuai dengan harapan kita bersama," tandasnya. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: