banner honda Juli 2026

837 Pekerja PTPN IX Terdampak KITB

837 Pekerja PTPN IX Terdampak KITB

*PTPN-Pemkab Batang Sepakat Bantu Upgrade Kompetensi

BATANG - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang dalam hal peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) para pekerjanya.

Direktur PTPN IX, Dody Ristiawan mengatakan, ada sebenyak 837 pekerjanya yang terdampak pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Sebab, total ada 3.600 hektar lahan PTPN yang menjadi kawasan industri.

"Mereka itu menjadi ujung tombak pemeliharaan tanaman perkebunan dan akan terdampak di 3.600 hektar KITB. Dan semuanya warga Batang," katanya di Aula Pemkab Batang, Kamis (20/1/2022).

Hal itulah yang membuat pihaknya menjalin kerjasama dengan Pemkab Batang. Dody menyebut perlu sinergi untuk membuat SDM pekerjanya bisa ambil bagian dalam hadirnya KITB. Ia akan 'upskilling' atau meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan industri. "Nanti kami upskilling kompetensinya, sehingga bisa masuk dan terserap di bisnis-bisnis baru di KITB," jelas Dody.

Ia mengatakan dalam kawasan akan ada Balai Latihan Kerja (BLK) Pemkab Batang. Pihaknya sudah 'mengendorse' agar pekerjanya yang terdampak KITB bisa dilatih.

"Bisnis perkebunan itu benar benar bisnis yang memberdayakan masyarakat sekitar. Hampir semua masyarakat lokal yang jadi karyawannya PTPN IX," ucapnya usai penandatangan MoU dengan Pemkab Batang.

Ditambahkan Dody, ratusan pekerjanya yang terdampak itu sebagian besar merupakan usia produktif. Di mana tingkat pendidikan mereka sebagian besar juga SMA/SMK ke bawah.

Bupati Batang, Wihaji, menginginkan warga sekitar KITB tidak hanya jadi penonton. Atas dasar itulah, pihaknya akan mensuport peningkatan kompetensi SDM untuk pemenuhan kebutuhan KITB.

Untuk peningkatan kompetensi pekerja PTPN IX, ia akan menyiapkan model dan kebutuhan keterampilan yang sesuai. Tentu untuk kebutuhan kompetensi yang tahu adalah PT PN IX. "Semangat Pak Presiden Joko Widodo KITB untuk cipta lapangan kerja. Maka kita support habis untuk merah putih," pungkas Wihaji. (fel)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: