Cek Proyek, DPRD Kecewa
**Rehabalitasi SMP N 1 Sragi
SRAGI - Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan melakukan pengecekan pekerjaan proyek rehab ruang SMP Negeri 1 Sragi, Jumat (14/10/2022). Monitoring dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan Endang Suwartiningsih.
Dalam kunjungan kerja, Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan dibuat kecewa karena bangunan belum tampak jadi tetapi waktunya sudah hampir mau habis pengerjaannya.
"Saya sangat kaget dan kecewa sekali, pekerjaan belum nampak jadinya seperti apa, namun batas waktu pengerjaannya sudah mau habis yakni 17 Oktober 2022," ucap Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan Endang Suwarningsih.
Dari pengamatan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan, pengerjaannya masih 50 persen dan bahkan mungkin kurang.
"Saya takut jika pekerjaan ini tidak selesai, akan mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) karena ada ruang kelas yang ikut direhab," ujarnya.
Dikatakn Endang, dengan adanya kegiatan ini saja sudah mengganggu KBM yang seharusnya dirasakan oleh murid dengan tenang.
Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan nanti akan mengadakan rapat kerja bersama Dindik Kabupaten Pekalongan beserta Direktur Pelaksana terkait kegiatan proyek rehab di SMP N 1 Sragi.
"Nanti kita akan undang Dinas terkait dan Direktur pelaksananya, kita tanyakan kendalanya apa sampai bisa tidak selesai seperti ini padahal ini pekerjaan didalam ruangan," tegasnya.
Nantinya opsi apa yang akan diambil untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut karena proyek ini harus diselesaikan secepatnya.
"Pertemuan ini Direktur Pelaksana tidak datang, padahal kami ingin menanyakan langsung ke direkturnya. "
Sementara itu, Sekretaris Dindik Kabupaten Pekalongan Zaenuri menjelaskan bahwa sub kegiatan rehab di SMP N 1 Sragi ada 7 kegiatan rehab.
"Ada 7 kegiatan yang dilaksanakan yakni Rehab Ruang Kelas, Rehab Ruang Laboratorium IPA, Rehab Ruang Laboratorium Komputer, Rehab Ruang Kepala Sekolah, Rehab Ruang Tata Usaha, Rehab Ruang UKS dan Rehab Toilet.
Ketujuh kegiatan tersebut dilaksanakan menjadi 5 paket, jadi ada penggabungan," jelasnya.
Rehab ruang Kepala Sekolah, UKS dan toilet senilai Rp. 162 Juta lebih dengan penyedia jasa CV Anggrek Maju Jaya. Rehab Ruang Kelas senilai Rp. 168 Juta lebih dengan penyedia jasa CV Talita Jaya. Rehab Ruang Lab Komputer senilai Rp. 197 juta lebih dengan penyedia jasa CV Srikandi Usaha Mandiri. Rehab Ruang Lab IPA senilai Rp. 198 juta lebih dengan penyedia jasa CV Talita Jaya dan Rehab Ruang Tata Usaha senilai Rp. 198 juta lebih dengan penyedia jasa CV Srikandi Usaha Mandiri. Total anggaran Rp 923 Juta lebih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
