Corona Kian Terjun Bebas
KAJEN - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pekalongan kian terjun bebas. Hingga kemarin tercatat hanya ada 78 orang terpapar virus corona. Dengan rincian, 18 orang dirawat di rumah sakit dan 60 orang menjalani isolasi mandiri.
Meski kasus aktif Covid-19 kian landai, masyarakat diimbau untuk tidak lengah. Protokol kesehatan harus tetap dipatuhi, dengan gerakan 5 M. Apalagi dengan munculnya varian baru virus corona yang harus lebih diwaspadai.
"Yang zona orange tinggal tiga kecamatan. Lainnya sudah kuning. Sedikit lagi level berubah. Ayo prorokol kesehatan dipatuhi. Selalu pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, jauhi kerumunan, dan kurangi mobilitas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro, kemarin.
Meski diakuinya, masyarakat kian jengah mendengar kata Covid-19. Namun, pandemi harus diperangi bersama-sama. Kuncinya adalah selalu mematuhi protokol kesehatan.
Wawan menerangkan, 78 kasus aktif itu tersebar di 16 kecamatan. Dengan temuan kasus aktif tertinggi di Kecamatan Kesesi dan Bojong (12 kasus), disusul Kecamatan Kajen (11 kasus), dan Kecamatan Kedungwuni (10 kasus). Ada tiga kecamatan zero Covid-19, yakni Kecamatan Lebakbarang, Buaran, dan Kecamatan Siwalan.
Hingga kemarin, tidak ada desa dengan zona merah (risiko tinggi). Ada 50 desa (17,54%) masuk zona risiko sedang, 115 desa (40,35%) masuk zona risiko rendah, dan 120 desa tidak ada kasus (42,11%).
"Tingkat keterisian kamar isolasi juga turun. Per 23 Agustus, BOR isolasi 12,08%, dan BOR ICU 37,5%," terang dia.
Disebutkan, hingga kemarin ada 18 pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit. Dengan rincian, di RSUD Kraton ada 6 pasien, RSUD Kajen (2), RSI Pekajangan (4), RS luar kabupaten (6), dan RSDC Wonokerto (0).
Dikatakan, salah satu upaya untuk menekan laju penyebaran virus corona adalah melakukan percepatan vaksinasi. Hingga kemarin, untuk vaksinasi dosis 1 mencapai 114.212 orang (15,27%), dosis 2 ada 63.842 (8,54%), dan dosis 3 sebanyak 336 orang (0,04%). Total yang sudah divaksin 178.390 orang (23,85%), dari total sasaran 747.881 orang. Sasaran vaksinasi sendiri meliputi SDM kesehatan, petugas publik, lansia, masyarakat rentan dan umum, remaja, ibu hamil, dan disabilitas. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
