Akhirnya, Ketua KONI Mundur
**Pengurus Konsolidasi ke KONI Jateng
KAJEN - Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Eko Ahmadi, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu dibenarkan Wakil Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryo Sukarno, kepada awak Media, Jumat (30/07/2021).
Penyataan pengunduran pria yang akrab disapa Gus Eko dari Ketua KONI disampaikan ke pengurus induk olahraga Kota Santri pada Jumat (30/07/2021) siang. Dengan pengunduran diri Gus Eko terjadi kekosongan posisi ketua dan perlu ada pergantian.
"Hari ini (jumat), pengurus KONI Kabupaten Pekalongan menerima surat pengunduran diri dari Ketua Umum Eko Ahmadi. Kemudian dengan adanya pengunduran diri itu, akan segera melakukan rapat pimpinan dan hasil dari Rapat Pimpinan kita akan melakukan audiensi kepada pihak KONI Jawa Tengah,'' terangnya.
Saat menyatakan mundur, yang bersangkutan melakukannya secara sukarela dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Terkait ada kekosongan pimpinan, pengurus secepatnya bisa mencari pengganti ketua yang baru. Sebab bila terlalu lalu lama kosong, roda organisasi KONI bisa menjadi terganggu. Rencananya, Minggu depan bersama pengurus lainnya bakal menghadap ke KONI Jateng sehingga bisa menentukan langkah-langkah berikutnya.
Diungkapkan Suryono, kemungkinan langkah yang diambil selama kekosongan jabatan ketua yakni menunjuk atau menentukan Plt ketua. Setelah ada penunjukan, maka tugas dari Plt ketua yakni menggelar pertemuan dengan pengurus untuk membahas sejumlah agenda, utamanya Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Pekalongan.
Selanjutnya setelah agenda pemilihan diselenggarakan dan muncul ketua baru maka yang bersangkutan resmi bertanggung jawab sepenuhnya dengan seluruh kegiatan KONI hingga masa kepengurusannya selesai.
Sementara Eko Ahmadi kepada awak media membenarkan mengenai pengunduran dirinya. Ia mangaku sudah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua KONI. Ia pun menerangkan bahwa dalam membuat surat pernyataan mundur dilakukan secara sukarela dan tidak ada paksaan dari siapapun.
Diakui, terakhir ketika masih menjabat, KONI Kabupaten Pekalongan mendapatkan anggaran dari Pemkab Pekalongan sebesar Rp 200 juta. Uang tersebut kemudian dibagikan seluruhnya ke cabang-cabang olahraga yang ada di Kota Santri. (Yon)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
