iklan banner Honda atas

PBB "Dikemplang" Oknum Perangkat Desa

PBB

**PMD Koordinasikan ke BPKD

KAJEN - Belakangan ini terungkap beberapa oknum perangkat desa telah berani "mengemplang" uang pajak Pajak Bumi Bangunan (PBB). Pajak tersebut tidak disetorkan ke Pemerintah Daerah. Adanya kejadian tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pekalongan terus melakukan koordinasi dengan OPD terkait agar masyarakat tidak dirugikan.

Seperti diketahui, belum lama ini ada warga satu Rt mendatangi Pemerintah Desa karena diketahui uang hasil tarikan pajak dari warga tidak disetorkan ke Pemerintah Daerah. Bahkan tercatat tunggakan di SPPT lebih dari satu tahun, sehingga warga cukup geram.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas PMD Kabupaten Pekalongan, Agus Dwi Nugroho, Kamis (21/10/2022). Kata dia, untuk meningkatkan pajak PBB pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).

"Ya, istilahnya hasil tarikan PBB dari masyarakat tidak disetorkan ke DPKD maka kita terus koordinasikan langkah apa yang akan dilakukan dan nanti kita akan sinergi agar masing masing Desa PBB bisa tercapai, " katanya.

Diterangkan, PMD dalam setiap kegiatan di kecamatan ataupun di desa terus mensosialisasikan. Kemudian menyampaikan bahwa tugas pokok pemerintah desa salah satunya membantu dengan penarikan PBB dari masyarakat supaya disetorkan untuk pemasukan daerah.

"Kita sudah tekankan terus baik melalui desa ataupun teman teman camat sudah kita sampaikan agar ikut membantu mensukseskan peningkatan PBB," lanjutnya.

Memang, lanjut Agus, sampai saat ini belum ada aduan maupun informasi yang disampaikan PMD mengenai hasil tarikan PBB dari masyarakat tidak disetorkan ke DPKD. Mungkin itu semua para camat ikut turun tangan menyelesaikan problem yang ditingkat desa.

"Jadi secara kontinue semua ikut memantau. Ya sifatnya pembinaan, pemantauan monitoring dan evaluasi PBB di masing masing wilayah," jelasnya.

Ia berharap Pemerintah Desa agar capaian setoran PBB bisa tercapai. "Melalui berbagai cara atau teknis agar pemasukan PBB bisa tercapai sesuai dengan targetnya." (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: