iklan banner Honda atas

Rusak Terimbas Pergeseran Tanah, Infrastruktur Segera Diperbaiki

Rusak Terimbas Pergeseran Tanah, Infrastruktur Segera Diperbaiki

KANDANGSERANG - Bencana tanah longsor dan pergeseran tanah yang melanda wilayah Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, ternyata tidak hanya membuat sejumlah rumah warga rusak. Bahkan infrastruktur jalan setempat juga ikut terkena imbas.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra menyatakan, akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar dilakukan perbaikan jalan yang terdampak.

"Jadi dengan adanya pergeseran tanah di Desa Bodas Kecamatan Kandangserang ternyata tak hanya membuat rusak sejumlah rumah warga, bahkan tadi ada infrastruktur yang rusak. Untuk itu saya sebagai wakil Ketua Komisi II DPRD dan selaku Badan Anggaran akan menyampaikan ini ke Pemkab agar segera diperbaiki," terang Candra Saputra saat datang ke lokasi bencana tanah longsor Desa Bodas Kecamatan Kandangserang.

Dikatakan, dengan perbaikan infrastruktur melalui koordinasi dengan BPBD dan BNPB tersebut maka akses jalan yang diperbaiki bisa mempermudah warga. Terutama ketika ada bencana evakuasi warga yang menjadi korban lebih mudah. "Karena tanah disini cukup labil sekali sehingga mudah bergerak. Namun demikian kami harapkan ini tidak terulang kembali," lanjutnya.

Diakui, memang sebelumnya Jalan Kandangserang-Klesem yang masih rusak telah masuk anggaran APBD. Tapi karena adanya pandemi Covid-19 anggaran terpangkas. "Tadi bisa dilihat jalan di sini juga belum sempat diperbaiki karena refocusing anggaran akibat Covid 19. Semoga dengan kejadian ini warga desa disini lebih rajin lagi menanam pohon agar hutan tetap hijau untuk mengurangi bencana tanah longsor," pesannya.

Sebelumnya, Sebagai bentuk respon cepat terhadap terjadinya bencana alam tanah bergerak yang terjadi di Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melakukan pemetaan skema untuk merelokasi warganya yang terkena dampak bencana tanah bergerak tersebut.(yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: