Sambut Ramadan, Warga Ramai-ramai Cuci Karpet
KARANGANYAR - Jelang bulan Ramadhan, masyarakat muslim di Kota Santri miliki tradisi nyadran dan cuci karpet/sajadah masjid/musala.
Ramadan kurang sepekan lagi. Tak heran, beberapa sungai di Kecamatan Karanganyar banyak dijumpai warga mencuci karpet.
Pemandangan ini di antaranya tampak di saluran irigasi di Karanggondang. Yang mencuci karpet di sungai itu bahkan ada yang datang dari Kota Pekalongan.
"Mencuci karpet masjid dan musala di aliran Sungai Karangondang, sudah menjadi tradisi menjelang bulan puasa," kata Ahmad Feri (25), pengurus Musala Nasabandiyah Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jumat (25/3/2022).
Menurut Feri, dipilihnya Sungai Karanggondang untuk mencuci karpet musala dikarenakan kedalaman air sungainya tidak terlalu dalam, serta alirannya yang lambat sehingga meringankan warga saat mencuci karpet.
"Kalau dicuci di musala, boros air. Kalau di sungai, kami tinggal bawa sabun dan sikat cuci," ujarnya.
Ia berharap, di pandemi Covid-19 ibadah bulan suci Ramadhan berjalan dengan khidmat.
Harapannya, Covid-19 hilang di Indonesia dan ibadah kembali normal kembali. (had)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
