iklan banner Honda atas

Sambut Tanam, Warga Nyadran

Sambut Tanam, Warga Nyadran

Sejumlah warga Desa Purworejo Kecamatan Sragi menggelar tradisi nyadran sebagai tanda akan dimulainya masa tanam padi diarea pertanian setempat. Nyadran digelar agar hasil pertanian dibebaskan dari berbagai hama penyakit.

Dalam tradisi Nyadran tersebut warga membawa nasi 'golong' untuk dibawa ke lokasi titik temu di tepi area pertanian. Kemudian nasi golong yang sudah dibungkus dikumpulkan untuk didoakan oleh tokoh agama Desa Purworejo Kecamatan Sragi.

Setelah didoakan, kemudian nasi dibagikan yang dilanjutkan dengan kegiatan pembersihan saluran irigasi secara gotong royong. Melalui kerja bakti membersihkan saluran irigasi maka air bisa sampai area pertanian sehingga saat masa tanam tidak kekurangan air.

Kepala Desa Purworejo Kecamatan Sragi, Sunoto menyampaikan bahwa tradisi nyadran sebagai tanda dimulainya musim labuan (mulai) masa tanam..

"Nyadran dilaksanakan dengan harapan musim tanam bisa dibebaskan dari berbagai serangan hama sehingga hasil pertanian bisa melimpah, " kata Sunoto.

Adapun nyadran diikuti oleh seluruh warga yang akan memulai musim tanam padi.

"Usai nyadran warga bersama sama melakukan kerja bakti membersihkan saluran air, " lanjutnya.

Melalui acara nyadran imbuh dia juga akan mempererat taki silaturahmi warga, karena semua ikut berbaur menjadi satu tanpa membedakan golongan. (Yon)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: