iklan banner Honda atas

SDN Karangjompo Terendam Banjir

SDN Karangjompo Terendam Banjir

**Pelajar Nebeng di Rumah Warga

TIRTO - Pelajar SDN Karangjompo di Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, terpaksa nebeng (numpang) belajar di rumah-rumah warga. Pasalnya, sekolahan di wilayah pesisir ini terendam banjir rob.

"Dua minggu lalu kepala sekolah sudah hubungi kami. Sudah laporan bahwa sekolahnya tenggelam," terang terang Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Ismail, Kamis (10/11/2022).

Bahkan, lanjut dia, selama satu minggu rob di sekolah itu sempat surut. Sekolah sudah dibersihkan. Sudah dipel. Namun air datang lagi.

"Kemarin Pak Sadiyo selaku kepala sekolah sudah cerita akhirnya proses ANBK pun numpang di rumah warga. Proses belajar mengajar pelajar lainnya juga numpang karena semua ruangan terendam. Halamannya pun terendam," ujar Ismail.

Dikatakan, land subsidence atau penurunan muka tanah di Desa Karangjompo cukup tinggi. Karena desa itu dekat pantura.

"Kita tahu aktivitas pantura sangat berat, sehingga memicu penurunan muka tanahnya semakin cepat.

Karangjompo, Tegaldowo, Mulyorejo ini permasalahannya sama," katanya.

Menurutnya, SD Karangjompo sudah peninggian dua kali. Yakni sekitar tahun 2016-2017. Sebelum tahun itu juga pernah.

"Taruhlah jika sekali peninggian 30 cm sampai 50 cm. Sekitar 80 cm hingga 1 meter sudah dilakukan peninggian. Sekarang sudah tenggelam lagi. Misalnya nanti mau ditinggikan lagi akan bertahan berapa lama. Ini cukup menjadi dilema bagi kita," ujar dia.

Ia mengatakan, penanganan persoalan di SD Karangjompo seharusnya dilakukan secara makro. Artinya, dari sumber daya air. Bukan ranah sarpras Dindik semata.

"Kebetulan tadinya saya menangani itu (saat di Bappeda). Karangjompo diapit dua sungai, yakni Sungai Meduri dan Sengkarang," terang dia.

Sungai Meduri elevasi airnya sudah sangat tinggi. Pada saat posisi rob, elevasi antara air di sungai dengan permukiman bisa 1 meter sampai 1,5 meter.

"Tinggi banget. Itu sudah dibangun parapet. Itu limpas ke jalan dan pemukiman," kata dia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: